KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BP BUMN bersama Danantara melakukan pembenahan PT Pos Indonesia. Langkah ini dilakukan menyusul laporan manajemen baru PT Pos Indonesia terkait hasil audit yang menemukan adanya penyesuaian pembukuan untuk periode 2023, 2024, dan 2025 dengan nilai mencapai Rp 9 triliun. Penyesuaian tersebut merupakan bagian dari proses pembersihan sekaligus pemulihan catatan keuangan perusahaan. Untuk memastikan proses pembenahan berjalan sesuai arah yang ditetapkan, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PT Pos Indonesia yang baru, Iskandar Kunaefi. Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah strategis guna mempercepat transformasi perusahaan melalui pembenahan menyeluruh, mencakup aspek tata kelola, kondisi keuangan, hingga penguatan model bisnis. Baca Juga: Ekspor ke AS hingga China Dapat Relaksasi Aturan DHE SDA, Simak Ketentuannya
Danantara Benahi PT Pos Indonesia Usai Temuan Audit Keuangan Rp 9 Triliun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BP BUMN bersama Danantara melakukan pembenahan PT Pos Indonesia. Langkah ini dilakukan menyusul laporan manajemen baru PT Pos Indonesia terkait hasil audit yang menemukan adanya penyesuaian pembukuan untuk periode 2023, 2024, dan 2025 dengan nilai mencapai Rp 9 triliun. Penyesuaian tersebut merupakan bagian dari proses pembersihan sekaligus pemulihan catatan keuangan perusahaan. Untuk memastikan proses pembenahan berjalan sesuai arah yang ditetapkan, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PT Pos Indonesia yang baru, Iskandar Kunaefi. Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah strategis guna mempercepat transformasi perusahaan melalui pembenahan menyeluruh, mencakup aspek tata kelola, kondisi keuangan, hingga penguatan model bisnis. Baca Juga: Ekspor ke AS hingga China Dapat Relaksasi Aturan DHE SDA, Simak Ketentuannya