Danantara Buka Peluang Payroll Pegawai BUMN ke Bank Syariah, BSI Siap Garap Pasar



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) (BRIS) membidik peluang pengembangan bisnis payroll di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Peluang ini terbuka setelah Danantara Indonesia memberikan ruang bagi pegawai BUMN untuk memilih layanan penggajian melalui bank syariah.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, dukungan Danantara menjadi momentum bagi perseroan untuk memperluas layanan perbankan syariah sekaligus memperkuat penghimpunan dana murah.

"BSI melihat payroll bukan sekadar layanan penerimaan gaji, tetapi juga pintu masuk untuk membangun hubungan finansial jangka panjang dengan nasabah," ujar Anton dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).


Baca Juga: Persaingan Asuransi Syariah Makin Ketat pada 2027, FWD Syariah Siapkan Strategi Ini

BSI mencatat jumlah nasabah payroll tumbuh 18,5% secara year to date (YtD) hingga September 2026. Perseroan melihat pertumbuhan tersebut sebagai peluang untuk memperluas basis nasabah, khususnya dari ekosistem BUMN.

Pengembangan bisnis payroll juga diharapkan memperkuat struktur pendanaan perseroan. Hingga Agustus 2026, dana pihak ketiga (DPK) BSI tercatat mencapai Rp 389 triliun.

Dari jumlah tersebut, dana murah atau current account saving account (CASA) mencapai Rp 246 triliun. Sementara itu, dana tabungan tercatat sebesar Rp 171 triliun.

Anton mengatakan, BSI menawarkan sejumlah fasilitas bagi pengguna payroll, di antaranya bebas biaya transfer melalui BI-FAST hingga 100 kali per bulan.

Nasabah juga dapat mengakses berbagai layanan keuangan melalui aplikasi BYOND by BSI, mulai dari pembukaan rekening, pembayaran, transfer, pengajuan pembiayaan, investasi emas, hingga layanan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).

"Ke depan, kami ingin payroll BSI menjadi bagian dari solusi finansial pegawai, bukan hanya tempat menerima gaji," katanya. Untuk mendukung pengembangan bisnis tersebut, BSI terus memperkuat kualitas layanan, kapabilitas digital, serta infrastruktur teknologi informasi.

Hingga Agustus 2026, basis nasabah BSI telah mencapai 24,3 juta. Perseroan optimistis pengembangan segmen payroll, termasuk di ekosistem BUMN, dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat penghimpunan dana murah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News