Danantara Gandeng QIA Garap Proyek Pariwisata Baru di Labuan Bajo



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi Danantara (Danantara) resmi mengumumkan rencana ekspansi di sektor pariwisata melalui proyek strategis di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. 

Dalam proyek pengembangan fasilitas baru dari awal (greenfield) ini, Danantara menggandeng raksasa investasi asal Timur Tengah, Qatar Investment Authority (QIA).

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir menegaskan,  inisiatif ini dirancang untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia. Selain itu, proyek ini diharapkan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Indonesia bagian Timur.


Baca Juga: Prabowo Ajak Investor Jepang Gandeng Danantara, Pastikan Pengelolaan Aset Terjamin

"Kami sangat senang mengumumkan investasi ini dan menantikan kerja sama erat dengan QIA dalam proyek ini untuk meningkatkan potensi jangka panjang Indonesia, termasuk di bagian timur Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Timur," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (1/4/2026).

Pandu menjelaskan, investasi ini merupakan bukti nyata dari pendekatan investasi yang disiplin. Danantara membidik keuntungan finansial sekaligus dampak strategis, terutama dalam menciptakan nilai tambah dan peluang ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Proyek di Labuan Bajo ini memiliki peran krusial mengingat posisinya sebagai pintu gerbang menuju Flores dan Taman Nasional Komodo. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan mampu mengerek jumlah kedatangan wisatawan mancanegara maupun domestik serta mendukung pertumbuhan usaha lokal.

Baca Juga: Danantara Groundbreaking Pabrik Baja di Cilegon, Pastikan di Bawah Krakatau Steel

"Inisiatif ini menjadi landasan bagi serangkaian investasi lebih luas, yang bertujuan menghasilkan keuntungan berkelanjutan sekaligus secara konsisten membuka peluang-peluang sosial ekonomi baru bagi Indonesia," terang Pandu.

Meski demikian, Danantara menekankan, penyelesaian investasi ini masih bergantung pada keterpenuhan syarat-syarat teknis dan kepatuhan terhadap kebijakan yang relevan. Perusahaan tetap berkomitmen menjalankan mandat investasi secara disiplin untuk kontribusi ekonomi jangka panjang.

Baca Juga: Korea Selatan Buka Peluang Perluas Investasi Melalui Danantara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News