KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan khusus dengan 12 pimpinan perusahaan global di sela-sela lawatan kenegaraannya di Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026). Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, dalam kunjungan itu Presiden Prabowo secara langsung mengenalkan Danantara kepada seluruh CEO yang hadir. Menurutnya kehadiran Danantara mendapat apresiasi positif dari para investor global. Mereka menilai Danantara berpotensi menjadi mitra strategis lokal dalam berbagai skema investasi, baik di Indonesia maupun secara global.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terima 12 CEO Global, Bahas Potensi Investasi di Indonesia “Mereka juga mempunyai potensi sebagai
local partner Danantara dan itu memberikan kenyamanan dan
confidence juga, karena kita bisa bersama-sama investasi tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar Indonesia,” kata Rosan dalam keterangan resminya, Sabtu (21/2/2026). COO Danantara, Pandu Sjahrir menyampaikan, apresiasi investor tidak terlepas dari kepemimpinan langsung Presiden dalam membuka ruang dialog strategis tersebut. “Ya tadi mungkin banyak tambahan
interest dari para investor-investor ini untuk berinvestasi dan berkolaborasi di dalam Indonesia dan juga di luar Indonesia,” ujar Pandu. Ia menambahkan bahwa para investor secara khusus mengapresiasi komitmen Presiden dalam memperkuat sistem hukum dan kepastian regulasi sebagai fondasi utama investasi jangka panjang. Menurut Pandu, para pimpinan perusahaan ini juga mulai melirik Danantara untuk dijadikan salah satu calon mitra strategis mereka.
Baca Juga: Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Presiden Prabowo Menurut Pandu, kehadiran dan keterlibatan langsung Presiden dalam menerima para CEO global juga menjadi sinyal kuat keseriusan Indonesia dalam membangun kemitraan strategis. Bahkan, sejumlah investor mempertimbangkan membuka kantor perwakilan di Indonesia sebagai bentuk komitmen jangka panjang. “Karena bahasa mereka
boots on the ground itu sangat penting dan mereka sangat apresiasi bahwa Presiden bisa menerima mereka semua,” lanjutnya. Sementara itu, Ketua Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menilai bahwa penekanan Presiden terhadap tata kelola perusahaan dan kepastian hukum menjadi pesan sentral yang memperkuat kepercayaan dunia usaha global. “Kami melihat sendiri bahwa satu, tadi Danantara itu sangat diapresiasi sebagai mitra dagang daripada CEO-CEO tadi. Dan yang kedua tentunya kami melihat juga Pak Presiden menekankan pentingnya tata kelola perusahaan dan juga kepastian daripada hukum, dan itu sangat benar-benar digarisbawahi dan diapresiasi,” ujar Anindya.
Baca Juga: Prabowo Terima 12 Investor Global Pengelola Aset US$ 15 Triliun, Bahas Soal Ini! Ia juga menambahkan bahwa pendekatan Danantara dalam melakukan
de-risking dan mendorong partisipasi bersama (
crowd-in) sejalan dengan arahan Presiden untuk membangun ekonomi nasional secara gotong royong dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News