KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menargetkan profitabilitas perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) mencapai Rp 334 triliun hingga akhir 2026. Target tersebut dibarengi upaya efisiensi dan penyederhanaan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas serta mengoptimalkan aset negara. Kepala BPI Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, proses penyederhanaan atau streamlining telah dilakukan terhadap 364 perusahaan. Danantara menargetkan jumlah perusahaan yang menjalani proses tersebut meningkat menjadi 700 perusahaan pada akhir Desember 2026. “Dari segi pertumbuhan profitabilitas juga meningkat cukup signifikan, sehingga pada target mungkin di akhir tahun ini bisa mencapai Rp 334 triliun,” ujar Rosan dalam keterangan resminya, Jumat (23/10/2026).
Danantara Targetkan Profit BUMN Rp 334 Triliun, 364 Perusahaan Mulai Dirampingkan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menargetkan profitabilitas perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) mencapai Rp 334 triliun hingga akhir 2026. Target tersebut dibarengi upaya efisiensi dan penyederhanaan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas serta mengoptimalkan aset negara. Kepala BPI Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, proses penyederhanaan atau streamlining telah dilakukan terhadap 364 perusahaan. Danantara menargetkan jumlah perusahaan yang menjalani proses tersebut meningkat menjadi 700 perusahaan pada akhir Desember 2026. “Dari segi pertumbuhan profitabilitas juga meningkat cukup signifikan, sehingga pada target mungkin di akhir tahun ini bisa mencapai Rp 334 triliun,” ujar Rosan dalam keterangan resminya, Jumat (23/10/2026).
TAG: