KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Danantara Investment Management (DIM) bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) resmi menetapkan delapan Mitra Terpilih sebagai mitra Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) tahap kedua. Langkah strategis ini mencakup total delapan lokasi pengembangan yang tersebar di 20 kabupaten/kota di Indonesia. Namun, penetapan entitas terpilih di tiap wilayah operasional tersebut masih bersifat bersyarat dan wajib tunduk pada pemenuhan seluruh regulasi pengadaan. Proses seleksi ini berhasil menjaring minat para investor lokal maupun global dengan total masuknya 68 aplikasi dari 85 Daftar Penyedia Terseleksi untuk mengisi kuota proyek.
Baca Juga: Laba Pupuk Indonesia Melonjak 253% di Semester I-2026 Setiap lokasi kini telah memiliki Mitra Terpilih yang mengantongi Conditional Letter of Award (CLoA) serta dilengkapi dengan keberadaan Mitra Cadangan sebagai bentuk mitigasi. Mekanisme alternatif ini disiapkan secara khusus untuk mengantisipasi apabila di kemudian hari entitas utama gagal memenuhi komitmen yang disyaratkan. Chief Executive Officer DIM, Pandu Sjahrir menjelaskan, masuknya korporasi global mencerminkan tingginya kepercayaan dunia terhadap potensi industri hijau di dalam negeri. "Keterlibatan perusahaan-perusahaan Waste to Energy terkemuka dunia menunjukkan bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai tujuan investasi. Kami melihat ini sebagai peluang untuk mempercepat transfer teknologi, membangun kapasitas nasional, dan memperkuat ekosistem industri pengelolaan sampah di Indonesia,” ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (13/7/2026). Director Investment DIM sekaligus Chief Executive Officer Denera, Fadli Rahman menjelaskan bahwa setelah fase ini, para mitra wajib menuntaskan dokumen penting sebelum masuk tahap final. Dia bilang, penilaian mencakup aspek kredensial pada proyek PSEL, kemampuan finansial, kecepatan implementasi dan komersial, aspek strategis dan pengelolaan risiko, hingga komitmen jangka panjang dan pengalaman eksekusi di Indonesia.
Baca Juga: Satgas PKH Evaluasi Penertiban Hutan, Menhan Fokus Sinkronisasi Kejar Target Perpres "Untuk memastikan independensi dan kualitas proses, kami menunjuk penasihat teknis, hukum, dan komersial independen yang mendampingi keseluruhan tahapan evaluasi,” katanya. Berikut daftar delapan lokasi beserta Mitra Terpilih dalam proyek PSEL Tahap Kedua ini:
- Medan Raya: SUEZ-IAN Consortium (SUEZ Insan Asia)
- Kabupaten Bekasi: Consortium Everbright Cemerlang Energy (Everbright Harmoni)
- Lampung Raya: Bumi Biru Indonesia (SUS Indoplas)
- Serang Raya: Masa Depan Energi Indonesia (Chandra Waste Energy BGE)
- Semarang Raya: Veolia Environmental Services Asia Pte. Ltd (Veolia)
- Surabaya Raya: Consortium Mentari Citra Lestari (Bakrie Power SUS)
- Bogor Raya: 2 MPM-CEVIA Consortium (Mega Power CEVIA)
- Yogyakarta Raya: Cakra Energi Lestari Consortium (Pertamina NRE Tianjin CITICC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News