Danareksa incar Rp 1 triliun dari reksadana



JAKARTA. Perusahaan sekuritas pelat merah, PT Danareksa Sekuritas, optimistis bisnis distributor produk reksadana untuk segmen ritel bakal moncer tahun ini. Salah satunya dilihat dari dana kelolaan reksadana yang bakal berlipat ganda. 

Direktur Danareksa Sekuritas Sujadi Darmotinojo mengatakan, asset under management (AUM) produk reksadana yang dijual di segmen ritel saat ini memang baru mencapai sekitar Rp 250 miliar. "Tapi sampai akhir tahun ini kami menargetkan AUM bisa menembus Rp 1 triliun," katanya, pekan lalu.

Sujadi mengatakan, keyakinan ini tak lepas dari pilihan beberapa manajer investasi yang bekerja sama dengan Danareksa. Menurut dia, Danareksa Sekuritas menggandeng perusahaan-perusahaan yang sudah terpercaya sehingga lebih mudah menarik minat masyarakat untuk membeli produk reksadana melalui Danareka.


Danareksa Sekuritas belum lama ini menggandeng tiga perusahaan manajer investasi untuk menjual produk reksadana mereka ke segmen ritel yaitu Syailendra Capital, CIMB Principal Asset Management dan BNP Paribas Investment Partners. Sebelumnya Danareksa memasarkan produk reksadana dari perusahaan terafiliasi, Danareksa Investment Management.

Nah, untuk bisa memperbesar dana kelolaan reksadana yang dijual lewat Danareksa, Sujadi mengatakan pihaknya akan menggandeng lebih banyak manajer investasi. Danareksa menargetkan penambahan hingga delapan manajer investasi tahun ini. "Pembicaraan serius terus kami lakukan," ungkap Sujadi.

Peningkatan dana kelolaan juga bakal sejalan dengan jumlah nasabah ritel di Danareksa Sekuritas dengan menggandeng manajer-manajer investasi yang punya kinerja bagus. Sujadi bilang, Danareksa mengincar nasabah ritel sebanyak 4.000 orang, dari sekitar 3.000 orang saat ini.

Total nasabah penjualan ritel reksadana di Danareksa saat ini masih didominasi nasabah ritel di Pulau Jawa. Danareksa akan memperluas basis investor ritel produk reksadana ini ke wilayah-wilayah lain. Dalam waktu dekat, Danareksa ekspansi penjualan produk ke Bali, Kalimantan dan Sulawesi.

Untuk transaksi bursa harian di segmen ritel, Danareksa Sekuritas menargetkan kenaikan tipis hingga akhir tahun. Rata-rata transaksi harian segmen ritel di Danareksa Sekuritas mencapai Rp 140 miliar saat ini. 

Sampai akhir tahun nanti, Danareksa menargetkan rerata transaksi harian di segmen ritel bisa menembus Rp 150 miliar. Perusahaan BUMN ini menargetkan total investor ritel bisa bertambah 10.000 orang dari posisi saat ini 30.000 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati