Danareksa Tinggalkan Model Holding, Bertransformasi Jadi Pengelola Aset Nasional



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah tengah menyiapkan transformasi besar pada PT Danareksa. Perusahaan pelat merah ini akan dikembalikan ke fungsi utamanya sebagai pengelola aset (asset management) dan keluar dari model bisnis campuran yang selama ini dijalankan.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi menyeluruh BUMN yang saat ini tengah dikebut.

“Misalkan Danareksa ini nanti tidak lagi menjadi holding yang saat ini gaduh-gaduh. Jadi mereka punya mulai dari karya, industrial estate, ini satu-satu akan dipisah,” ujarnya.


Selama ini, Danareksa dinilai memiliki portofolio bisnis yang terlalu beragam, mulai dari infrastruktur, kawasan industri, hingga jasa keuangan. Kondisi tersebut membuat arah bisnis perusahaan menjadi tidak fokus.

Baca Juga: H-1 Batas Waktu , Hampir 3 Juta Wajib Pajak Masih Absen Lapor Pajak

“Karena kan sekarang susah mengidentifikasi bisnis modelnya apa. Mereka punya karya, punya PPA, punya jasa keuangan, punya clearing house juga, punya jasa estate. Ini kan gado-gado,” kata Dony.

Melalui penataan ini, seluruh anak usaha non-inti akan dilepas secara bertahap. Setelah itu, Danareksa akan dikonsolidasikan menjadi perusahaan pengelola aset yang lebih kuat melalui penggabungan sejumlah entitas.

“Kalau tadinya kecil-kecil, sekarang kita satukan. Dan itu akan menjadi asset management yang nomor satu di Indonesia,” tegasnya.

Menurut Dony, transformasi ini juga memanfaatkan rekam jejak panjang Danareksa sebagai salah satu institusi keuangan tertua di Indonesia. Dengan kembali ke “khitah”-nya, perusahaan diharapkan mampu bersaing di industri pengelolaan aset yang semakin kompetitif.

“Danareksa ini kan punya historical yang panjang. Jadi akan kembali menjadi asset management,” imbuhnya.

Proses pemisahan anak usaha ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Pemerintah bahkan menargetkan tahap awal restrukturisasi Danareksa selesai pada Mei ini.

Baca Juga: H-1 Batas Waktu , Hampir 3 Juta Wajib Pajak Masih Absen Lapor Pajak

“Nanti diumumkan, akan selesai semua. Keluar anak-anaknya Danareksa. Kemudian Danareksanya akan masuk menjadi asset management company kembali,” jelas Dony.

Langkah ini menjadi bagian dari agenda besar konsolidasi BUMN yang ditargetkan rampung tahun ini, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dengan fokus baru sebagai asset management, Danareksa diharapkan tidak hanya lebih efisien, tetapi juga mampu menjadi pemain utama dalam pengelolaan aset nasional, termasuk mendukung pembiayaan proyek strategis pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News