KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Pensiun (Dapen) PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berhasil mencatatkan imbal hasil investasi atau return of investment (ROI) yang positif meskipun Indonesia tengah mengalami gejolak inflasi. Pada Juni 2024, Dapen BTN mencapai imbal hasil investasi sebesar 13,78%, jauh melebihi tingkat inflasi Indonesia yang berada pada kisaran 2,51% di periode yang sama. Direktur Utama Dapen BTN, Mas Guntur Dwi Sulistyanto, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan tata kelola yang baik dalam penempatan dana investasi agar memperoleh imbal hasil yang positif.
Baca Juga: Roadmap Dana Pensiun Baru Diluncurkan, Begini Tanggapan Dapen BTN Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi para peserta dana pensiun. Anak usaha Bank BTN ini mengalokasikan dana investasinya ke berbagai instrumen, termasuk Surat Berharga Negara (SBN), obligasi korporasi, dan penyertaan saham di anak usaha Dapen. "Dapen BTN adalah Dapen PPMP (Program Pensiun Manfaat Pasti), sehingga kami memiliki amanah untuk memastikan manfaat pensiun dibayarkan tepat waktu dan dalam jumlah yang tepat," ujar Mas Guntur kepada KONTAN belum lama ini.