KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Pensiun PT Bank Tabungan Negara (BTN) yang merupakan penyelenggara Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) menilai pasar modal yang mengalami peningkatan volatilitas dan ditahannya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate di level 5,75% dapat memengaruhi tingkat Return on Investment (RoI). Direktur Dana Pensiun (Dapen) BTN Palwoto mengatakan volatilitas pasar keuangan menjadi salah satu faktor yang perlu dicermati dalam pengelolaan investasi hingga akhir tahun. Selain itu, Palwoto menerangkan kebijakan BI dalam menahan BI Rate juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan, mengingat perubahan kondisi suku bunga dapat mempengaruhi imbal hasil instrumen investasi pendapatan tetap. "Namun, dampaknya pada kinerja investasi akan berbeda-beda tergantung karakteristik dan komposisi portofolio, strategi pengelolaan dan kondisi pasar aktual yang terjadi," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (27/10/2026).
Dapen BTN: Volatilitas Pasar Modal hingga BI Rate Dapat Pengaruhi Kinerja Investasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Pensiun PT Bank Tabungan Negara (BTN) yang merupakan penyelenggara Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) menilai pasar modal yang mengalami peningkatan volatilitas dan ditahannya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate di level 5,75% dapat memengaruhi tingkat Return on Investment (RoI). Direktur Dana Pensiun (Dapen) BTN Palwoto mengatakan volatilitas pasar keuangan menjadi salah satu faktor yang perlu dicermati dalam pengelolaan investasi hingga akhir tahun. Selain itu, Palwoto menerangkan kebijakan BI dalam menahan BI Rate juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan, mengingat perubahan kondisi suku bunga dapat mempengaruhi imbal hasil instrumen investasi pendapatan tetap. "Namun, dampaknya pada kinerja investasi akan berbeda-beda tergantung karakteristik dan komposisi portofolio, strategi pengelolaan dan kondisi pasar aktual yang terjadi," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (27/10/2026).
TAG: