Dapen Eropa Ramai-Ramai Jual Obligasi Pemerintah AS



KONTAN.CO.ID - STOCKHOLM. Makin banyak dana pensiun di Eropa yang melepas kepemilikan obligasi Pemerintah Amerika Serikat (US Treasury).

Terbaru, dana pensiun Swedia Alecta telah melepas sebagian besar kepemilikannya di obligasi pemerintah AS di tengah meningkatnya risiko dan ketidakpastian dalam politik AS. Demikian laporan harian bisnis Dagens Industri (DI) pada Rabu (21/1/2026), seperti dilansir Reuters.

DI melaporkan, tanpa menyebutkan sumbernya, divestasi US Treasury Alecta berjumlah sekitar 70 miliar-80 miliar krona Swedia (US$ 7,7 miliar-US$ 8,8 miliar).


Baca Juga: Keuangan Pemerintah AS Lemah, Dana Pensiun Denmark Lepas Kepemilikan Obligasi AS

Saat dikonfirmasi Reuters, Alecta menyebut telah menjual sebagian besar kepemilikannya di obligasi pemerintah AS selama setahun terakhir karena meningkatnya risiko dan ketidakpastian politik AS.

"Sejak awal tahun 2025, kami telah mengurangi kepemilikan kami di obligasi pemerintah AS dalam beberapa tahap, dan secara keseluruhan pengurangan tersebut mencakup sebagian besar kepemilikan kami," kata Kepala Investasi Alecta, Pablo Bernengo, dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.

Bernengo mengatakan, Alecta juga terus mempertahankan rasio lindung nilai mata uang yang tinggi terhadap dolar AS. Namun, Bernengo menolak untuk berkomentar mengenai jumlah pasti yang dijual.

Dalam pernyataannya kepada Reuters, Bernengo tidak secara spesifik menyebutkan meningkatnya kekhawatiran atas kebijakan internasional AS sejak awal tahun ini dan ancaman tarif perdagangan yang lebih banyak.

Kekhawatiran itu ini telah menghidupkan kembali pembicaraan pasar tentang aksi jual aset-aset AS atau "Sell America" yang pertama kali muncul tahun lalu ketika Presiden AS Donald Trump mulai memberlakukan tarif.

Bernengo menyebut, divestasi tersebut didasarkan pada penilaian peningkatan risiko pada obligasi pemerintah AS dan dolar AS yang "terkait dengan berkurangnya prediktabilitas kebijakan yang dijalankan dikombinasikan dengan defisit anggaran yang besar dan utang pemerintah yang terus meningkat".

Sebelumnya, dana pensiun Denmark AkademikerPension menyatakan juga akan menjual  kepemilikannya atas obligasi pemerintah AS, senilai sekitar $100 juta, pada akhir bulan ini, dengan alasan keuangan pemerintah AS yang lemah.

Baca Juga: Dolar AS Menguat Jelang Pidato Trump di Davos, Ketegangan Tarif Tekan Pasar Global

Selanjutnya: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/1) Jabodetabek Hujan Sangat Lebat di Sini

Menarik Dibaca: 5 Khasiat Minum Jus Apel untuk Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa