JAKARTA. Dana Pensiun Bersama Perusahaan Daerah Air Minum Seluruh Indonesia (Dapenma Pamsi) membukukan dana kelolaan sekitar Rp 3,1 triliun hingga 31 Maret 2015. Realisasi itu tercatat tumbuh 4% - 5% jika dibandingkan akhir tahun lalu atau 15% ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya. Sularno, Direktur Utama Dapenma Pamsi optimistis, pihaknya mampu mengantongi dana kelolaan sebesar Rp 3,3 triliun sampai akhir tahun nanti, meskipun industri dana pensiun swasta diwarnai penerapan jaminan pensiun wajib oleh BPJS Ketenagakerjaan mulai semester kedua nanti. "Kami optimistis, dapen pelat merah tidak akan terganggu jaminan pensiun. Karena, sistemnya kan pemerintah daerah masing-masing yang menyetujui anggaran untuk penerapan program pensiun ini," ujarnya, Selasa (21/4).
Dapenma Pamsi kelola dana Rp 3,1 triliun
JAKARTA. Dana Pensiun Bersama Perusahaan Daerah Air Minum Seluruh Indonesia (Dapenma Pamsi) membukukan dana kelolaan sekitar Rp 3,1 triliun hingga 31 Maret 2015. Realisasi itu tercatat tumbuh 4% - 5% jika dibandingkan akhir tahun lalu atau 15% ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya. Sularno, Direktur Utama Dapenma Pamsi optimistis, pihaknya mampu mengantongi dana kelolaan sebesar Rp 3,3 triliun sampai akhir tahun nanti, meskipun industri dana pensiun swasta diwarnai penerapan jaminan pensiun wajib oleh BPJS Ketenagakerjaan mulai semester kedua nanti. "Kami optimistis, dapen pelat merah tidak akan terganggu jaminan pensiun. Karena, sistemnya kan pemerintah daerah masing-masing yang menyetujui anggaran untuk penerapan program pensiun ini," ujarnya, Selasa (21/4).