Dari permen karet terungkap karakter bisnis Warren Buffett



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Duit pertama yang Warren Buffett hasilkan sehingga menjadi sebesar US$  80,5 miliar terjadi pada 78 tahun yang lalu. Ketika  itu sang legenda masih berusia 6 tahun di Omaha, Nebraska.

Ya, duit pertamanya bersumber dari  berjualan permen karet.  Jadi, dia membeli sekotak permen karet di toko kelontong kakeknya, dan menjual malam harinya ke tetangga.

Meskipun menjual ke tetangga, Buffett masih dapat bersikap tegas.


"Saya ingat seorang wanita bernama Virginia Macoubrie mengatakan, 'Saya ingin satu batang Juicy Fruit', " Buffett  mengingat kembali apa yang disampaikan kepada Alice Schroeder  dalam biografinya, The Snowball: Warren Buffett and the Business of Life.

Jawaban Buffett  untuk wanita itu?  "Kami tidak memecah bungkusan permen karet."

Baca Juga: Warren Buffett: Bekerjalah dengan orang yang Anda kagumi

Itu adalah masalah kehormatan bagi calon investor ternama itu.

"Aku punya prinsip," jelasnya kepada Schroeder. "Hingga hari ini saya masih ingat bahwa Mrs. Macoubrie menginginkan satu tongkat."

Dan Buffett muda bergeming.  "Saya hanya menjual dalam kemasan lima batang," kata Buffett.

Ketajaman bisnis awal Buffett terus berkembang saat ia tumbuh.  Itu, menurut Businessinsider, sudah menunjukkan karakter seorang pebisnis sejati.

Selain menjual  permen karet, Buffet juga menjual pacuan kuda, mesin pinball, dan loper Washington Post . Alhasil, pada usia 16 tahun,  Buffett menghasilkan US$  53.000.♦

Editor: Tri Adi