JAKARTA. Setelah menjalin kerjasama dengan perusahaan penerbangan milik BJ Habibie, PT Regio Aviasi Indonesia (RAI) untuk membuat desain pesawat R 80 dalam bentuk tiga dimensi (3DExperince), Dassault Systemes, 3DExperince Company pun mencoba merambah pasar Indonesia lebih luas lagi. Lewat produk Solidworks terbaru, perusahaan asal Prancis ini pun mulai mempromosikan produk perangkat lunak (software) untuk disain manufaktur. Perusahaan ini sengaja mempromosikan produk disain tersebut lebih awal. Soalnya, produk ini rencananya bakal meluncur di pasaran pada Januari 2015 nanti. Produk yang bernama Solidworks 2015 ini terdiri dari beragam komponen, mulai dari 3D Cad, simulation, product data management, technical management hingga electrical. Dassault mengklaim, dengan perangkat ini, nantinya bisa mempersingkat kerja untuk mendesain. Imbasnya adalah bisa meminimalisir biaya.
Dassault Systemes mulai gencar garap pasar lokal
JAKARTA. Setelah menjalin kerjasama dengan perusahaan penerbangan milik BJ Habibie, PT Regio Aviasi Indonesia (RAI) untuk membuat desain pesawat R 80 dalam bentuk tiga dimensi (3DExperince), Dassault Systemes, 3DExperince Company pun mencoba merambah pasar Indonesia lebih luas lagi. Lewat produk Solidworks terbaru, perusahaan asal Prancis ini pun mulai mempromosikan produk perangkat lunak (software) untuk disain manufaktur. Perusahaan ini sengaja mempromosikan produk disain tersebut lebih awal. Soalnya, produk ini rencananya bakal meluncur di pasaran pada Januari 2015 nanti. Produk yang bernama Solidworks 2015 ini terdiri dari beragam komponen, mulai dari 3D Cad, simulation, product data management, technical management hingga electrical. Dassault mengklaim, dengan perangkat ini, nantinya bisa mempersingkat kerja untuk mendesain. Imbasnya adalah bisa meminimalisir biaya.