KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban luka akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 1.182 orang. Angka tersebut berbeda jauh dengan data Basarnas yang sebelumnya mencatat 132 korban luka. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan perbedaan data tersebut terjadi karena masing-masing lembaga menggunakan basis pencatatan yang berbeda. Menurut Berton, Basarnas mencatat korban luka berdasarkan orang yang ditemukan dalam operasi pencarian dan pertolongan. Sementara angka 1.182 orang berasal dari catatan Kementerian Kesehatan yang mencakup korban yang mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan.
Data BNPB: 1.182 Orang Luka Akibat Gempa NTT, Ini Alasan Beda Data dengan Basarnas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban luka akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 1.182 orang. Angka tersebut berbeda jauh dengan data Basarnas yang sebelumnya mencatat 132 korban luka. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan perbedaan data tersebut terjadi karena masing-masing lembaga menggunakan basis pencatatan yang berbeda. Menurut Berton, Basarnas mencatat korban luka berdasarkan orang yang ditemukan dalam operasi pencarian dan pertolongan. Sementara angka 1.182 orang berasal dari catatan Kementerian Kesehatan yang mencakup korban yang mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan.
TAG: