KONTAN.CO.ID-JAKARTA Kabar kurang menggembirakan datang bagi anak muda yang tengah mencari pekerjaan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) kelompok usia muda atau 15–24 tahun justru meningkat pada Agustus 2026, meskipun angka pengangguran nasional mengalami penurunan. Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2026, TPT kelompok usia 15–24 tahun mencapai 17,50%. Angka tersebut naik 0,61
percentage point (poin) dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 16,89%.
Baca Juga: Apindo Ingatkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Tak Hambat Pembukaan Lapangan Kerja Artinya, tingkat pengangguran kelompok usia muda masih jauh lebih tinggi dibandingkan angka pengangguran nasional yang tercatat sebesar 4,75%. Kondisi ini memperlihatkan bahwa penurunan pengangguran secara nasional belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh kelompok umur. Anak muda masih menghadapi tantangan lebih besar untuk masuk ke pasar kerja. "Pada Agustus 2026, TPT penduduk kelompok umur muda (15-24 tahun) merupakan TPT tertinggi, yaitu sebesar 17,50%," dikutip dari Laporan Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Agustus 2026, Minggu (8/11). Sebagai perbandingan, TPT kelompok usia 25–59 tahun justru turun dari 2,93% pada Agustus 2025 menjadi 2,78% pada Agustus 2026. Begitu pula dengan kelompok usia 60 tahun ke atas. Tingkat pengangguran kelompok ini turun dari 1,71% menjadi 1,44% dalam periode yang sama. Dengan demikian, kelompok usia 15–24 tahun menjadi kelompok dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia pada Agustus 2026. Sementara itu, secara keseluruhan, BPS mencatat jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 155,37 juta orang pada Agustus 2026. Jumlah tersebut meningkat 1,366 juta orang dibandingkan Agustus 2025. Dari total angkatan kerja tersebut, sebanyak 147,99 juta orang telah bekerja, sedangkan 7,38 juta orang masih menganggur. Jumlah penduduk bekerja bertambah 1,443 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. Sebaliknya, jumlah pengangguran berkurang sekitar 77 ribu orang.
Tingkat pengangguran terbuka nasional pun turun 0,09 poin dari 4,85% pada Agustus 2025 menjadi 4,75% pada Agustus 2026.
Meski demikian, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) Indonesia justru mengalami penurunan. Pada Agustus 2026, TPAK tercatat sebesar 70,33%, turun 0,26 poin dibandingkan Agustus 2025.
Baca Juga: Serap Aspirasi Jemaah, Menhaj Benahi Layanan Haji 2027 Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News