KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) meminta investor data center berskala besar dengan kebutuhan daya di atas 500 Megawatt (MW) menyiapkan pasokan energi secara mandiri. Ketua Dewan Pakar Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), Herman Danel mengatakan, konsumsi listrik data center berkapasitas 500 MW terbilang sangat besar sehingga memerlukan perencanaan matang dari berbagai pihak. "Menurut saya, tujuan Danantara untuk memastikan investasi data center tidak mengurangi ketersediaan listrik bagi industri dan masyarakat dapat dipahami. Kebutuhan 500 MW merupakan beban besar. Sebagai ilustrasi, apabila digunakan terus-menerus sepanjang tahun, konsumsi listriknya mencapai sekitar 4,38 TWh," ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (26/10/2026).
Data Center Kapasitas Besar Diminta Bangun Infrastruktur, AESI Ungkap Untung-Ruginya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) meminta investor data center berskala besar dengan kebutuhan daya di atas 500 Megawatt (MW) menyiapkan pasokan energi secara mandiri. Ketua Dewan Pakar Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), Herman Danel mengatakan, konsumsi listrik data center berkapasitas 500 MW terbilang sangat besar sehingga memerlukan perencanaan matang dari berbagai pihak. "Menurut saya, tujuan Danantara untuk memastikan investasi data center tidak mengurangi ketersediaan listrik bagi industri dan masyarakat dapat dipahami. Kebutuhan 500 MW merupakan beban besar. Sebagai ilustrasi, apabila digunakan terus-menerus sepanjang tahun, konsumsi listriknya mencapai sekitar 4,38 TWh," ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (26/10/2026).
TAG: