Data EIA: Persediaan Minyak Mentah dan Bensin AS Turun Pekan Lalu, Distilat Naik



KONTAN.CO.ID - DENVER. Badan Informasi Energi (EIA) AS mengungkapkan, persediaan minyak mentah dan bensin AS turun pada pekan lalu. Sementara persediaan distilat naik.

Mengutip Reuters, Rabu (17/6/2026), data EIA menunjukkan, persediaan minyak mentah turun 8,3 juta barel menjadi 418,2 juta barel pada pekan hingga 12 Juni, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters untuk penurunan 4,6 juta barel.

Stok minyak mentah di pusat distribusi Cushing, Oklahoma, turun sebesar 1,6 juta barel dalam seminggu, kata EIA.


Harga minyak berjangka melanjutkan kenaikan setelah laporan tersebut. Harga minyak mentah Brent global diperdagangkan pada $80,32 per barel, naik $1,36 pada pukul 10:38 pagi ET (1438 GMT), sementara harga minyak mentah Texas Intermediate AS naik $1,5 menjadi $77,55 per barel.

Baca Juga: Inggris dan India Sepakat Terapkan Perjanjian Perdagangan Bebas Mulai 15 Juli 2026

Pengolahan minyak mentah di kilang meningkat sebesar 230.000 barel per hari dalam seminggu, kata EIA. Sementara tingkat pemanfaatan kilang meningkat sebesar 1,4 poin persentase dalam seminggu menjadi 96,7.

Persediaan bensin AS turun 906.000 barel dalam seminggu menjadi 214,2 juta barel, kata EIA, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan penurunan 1 juta barel.

Persediaan distilat, yang meliputi diesel dan minyak pemanas, naik 1 juta barel dalam seminggu menjadi 103,1 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi penurunan 470.000 barel, data EIA menunjukkan.

Impor bersih minyak mentah AS turun pekan lalu sebesar 241.000 barel per hari, kata EIA.