JAKARTA. Harga tembaga masih berpotensi menguat dalam jangka panjang. Hal ini didukung optimisme keberhasilan stiumulus ekonomi yang digelontorkan oleh berbagai negara. Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim optimistis, permintaan tembaga akan terus mengalami kenaikan seiring perbaikan ekonomi di beberapa negara. Mulai awal Maret 2016, Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Sentral Jepang (BOJ) sudah bersiap untuk memberikan stimulus ekonomi tambahan. Hal tersebut dapat mengangkat harga tembaga, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, jika upaya stimulus ekonomi menunjukkan hasil. "Banyak analis yang memprediksi tahun 2016 ekonomi global akan lebih baik dari tahun sebelumnya," imbuh Ibrahim.
Data manufaktur China jadi penggerak harga tembaga
JAKARTA. Harga tembaga masih berpotensi menguat dalam jangka panjang. Hal ini didukung optimisme keberhasilan stiumulus ekonomi yang digelontorkan oleh berbagai negara. Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim optimistis, permintaan tembaga akan terus mengalami kenaikan seiring perbaikan ekonomi di beberapa negara. Mulai awal Maret 2016, Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Sentral Jepang (BOJ) sudah bersiap untuk memberikan stimulus ekonomi tambahan. Hal tersebut dapat mengangkat harga tembaga, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, jika upaya stimulus ekonomi menunjukkan hasil. "Banyak analis yang memprediksi tahun 2016 ekonomi global akan lebih baik dari tahun sebelumnya," imbuh Ibrahim.