Data MSI: Belanja Masyarakat Meningkat Jelang Ramadan



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Belanja masyarakat tercatat meningkat menjelang Ramadan 2025. Berdasarkan data Mandiri Spending Index (MSI) per pertengahan Februari 2025, belanja masyarakat kembali meningkat, atau naik 2,3% dibanding akhir Januari 2025.

Sebelumnya, belanja mengalami normalisasi dari puncak belanja di akhir 2024 ke awal 2025. Normalisasi belanja di awal 2025 ini ditandai dengan penurunan belanja sebesar 6,8% dari puncak belanja akhir tahun, lebih rendah dari penurunan di periode normalisasi awal 2024 yang turun hingga 14,5%.

“Bulan Ramadan 2025 yang semakin dekat ke awal tahun membuat belanja masyarakat hanya turun sebentar, dan selanjutnya kembali meningkat seiring persiapan menyambut Ramadan,” mengutip laporan Daily Economic and Market, dikutip Rabu (25/2/2026).


Baca Juga: Menkeu Purbaya Bakal Audit Penerima Restitusi Jumbo dan Mencurigakan

Adapun kenaikan belanja lebih terlihat di wilayah Jawa. Dibanding akhir Januari 2025, belanja di Jawa per pertengahan Februari meningkat 3,0%, tertinggi dibanding wilayah lain.

Wilayah yang juga meningkat adalah Sumatra sebesar 1,3%, Kalimantan 1,0%, dan Sulawesi 0,4%) Di sisi lain, Bali dan Nusa Tenggara tidak menunjukkan perubahan alias 0,0%, sementara Maluku dan Papua masih terus mengalami normalisasi, tercatat turun 3,3% di periode yang sama.

“Terkait Bali dan Nusa Tenggara, sesuai pola tahun-tahun sebelumnya, belanja baru akan meningkat di saat libur Idulfitri dan libur sekolah sejak Juni hingga awal Oktober,” tulis laporan tersebut.

Selanjutnya, kenaikan belanja terutama pada kelompok barang konsumsi dan mobilitas. Pada kelompok barang konsumsi, peningkatan terutama terlihat pada sub kelompok supermarket yang mencatatkan pertumbuhan paling tinggi 5%.

Di kelompok mobilitas, peningkatan pesat terlihat pada airlines tumbuh 30,0% dan transportasi tumbuh 4,8%. Keduanya berhubungan dengan antisipasi persiapan mudik dan libur Idulfitri di akhir Maret nanti. Di sisi lain, sub kelompok belanja yang turun paling dalam adalah olahraga, hobi, hiburan yang turun hingga 8,1%.

Mengamati data tersebut, Tim Ekonom Bank Mandiri menyarankan perlunya upaya menjaga daya beli dalam menghadapi Ramadan-Idulfitri 2025.

“Kami mengamati, meskipun meningkat dibanding Januari 2025, tingkat tabungan kelompok bawah per pertengahan Februari 2025 masih dalam tren melemah,” tulis laporan tersebut.

Secara umum, tingkat tabungan semua kelompok lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu, di mana tingkat tabungan kelompok menengah merupakan yang terendah sejak Oktober 2022 (29 bulan lalu).

Untuk itu, Tim Ekonom Bank Mandiri menyebut, hal penting saat ini adalah menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah dan bawah, di antaranya dengan menjaga kestabilan harga-harga dan meningkatkan ketersediaan lapangan kerja. Dengan demikian, momentum Ramadan – libur Idulfitri diharapkan dapat menjadi penyokong konsumsi rumah tangga di kuartal I 2026. 

Baca Juga: Lawatan ke Yordania, Prabowo Bakal Bahas Kerja Sama Pertanian hingga Isu Timur Tengah

Selanjutnya: PGEO Kembangkan Teknologi Panas Bumi Bersama Perusahaan Filipina

Menarik Dibaca: Fitur Apple iPhone 18 Pro Max Bocor: Kamera & AI Canggih tapi Harga Enggak Naik?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News