KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan mendapat angin segar pada awal pekan ini, didorong oleh rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang jauh lebih lemah dari ekspektasi. Economist & Fixed Income Analyst MNC Sekuritas Ridwan Adi Gunawan menilai melambatnya data tenaga kerja tersebut meredakan kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Oktober, yang pada gilirannya memberikan sentimen positif bagi pergerakan imbal hasil obligasi domestik. Wall Street mencatatkan rebound pada penutupan Jumat lalu. Kenaikan ini dipimpin oleh indeks Nasdaq setelah laporan payrolls AS bulan September memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga acuan.
Data Pekerja AS Lemah, Yield SUN 10 Tahun Proyeksi 7,10%-7,25%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan mendapat angin segar pada awal pekan ini, didorong oleh rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang jauh lebih lemah dari ekspektasi. Economist & Fixed Income Analyst MNC Sekuritas Ridwan Adi Gunawan menilai melambatnya data tenaga kerja tersebut meredakan kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Oktober, yang pada gilirannya memberikan sentimen positif bagi pergerakan imbal hasil obligasi domestik. Wall Street mencatatkan rebound pada penutupan Jumat lalu. Kenaikan ini dipimpin oleh indeks Nasdaq setelah laporan payrolls AS bulan September memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga acuan.
TAG: