JAKARTA. Kehadiran ponsel pintar berkamera membuat pasar kamera saku mulai tergerus. Namun distributor kamera saku, PT Datascrip tetap berekspansi. Pekan lalu, perusahaan ini melansir enam kamera saku tergres. Meski penjualan kamera saku tahun ini di prediksi turun sekitar 20% dari satu juta unit di 2013 menjadi 800.000, Datascrip tetap optimistis masih bisa mengusai pasar kamera saku domestik. Menurut Angeline Ivone, Marketing Manager Image Communication Product Division Datascrip, untuk peristiwa bersejarah, beberapa kalangan masih mempercayakan pada kualitas kamera saku ketimbang kamera ponsel. "Makanya untuk enam produk ini kami fokus pada fitur yang belum ada di ponsel pintar seperti high zoom yang bisa langsung dikirimkan ke media sosial menggunakan Wifi,” tutur dia, akhir pekan lalu.
Datascrip targetkan kuasai pasar kamera
JAKARTA. Kehadiran ponsel pintar berkamera membuat pasar kamera saku mulai tergerus. Namun distributor kamera saku, PT Datascrip tetap berekspansi. Pekan lalu, perusahaan ini melansir enam kamera saku tergres. Meski penjualan kamera saku tahun ini di prediksi turun sekitar 20% dari satu juta unit di 2013 menjadi 800.000, Datascrip tetap optimistis masih bisa mengusai pasar kamera saku domestik. Menurut Angeline Ivone, Marketing Manager Image Communication Product Division Datascrip, untuk peristiwa bersejarah, beberapa kalangan masih mempercayakan pada kualitas kamera saku ketimbang kamera ponsel. "Makanya untuk enam produk ini kami fokus pada fitur yang belum ada di ponsel pintar seperti high zoom yang bisa langsung dikirimkan ke media sosial menggunakan Wifi,” tutur dia, akhir pekan lalu.