NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan awal pekan ini. Penguatan ini dipicu ekspektasi bank sentral AS (Federal Reserve) yang kemungkinan menunda lebih lama lagi untuk menaikkan suku bunga menyusul loyonya laporan data pekerjaan negeri paman sam tersebut. Dow Jones Industrial Average naik 117,61 poin atau 0,66% ke 17.880,85. Indeks S7P 500 ditutup naik 13,66 poin atau 0,66% ke 2.080,62, dan Nasdaq Composite menguat 30,38 poin atau 0,62% ke 4.917,32. Asal tahu saja, laporan data nonfarm payrolls menunjukkan penambahan tenaga kerja AS di luar sektor pertanian AS hanya 126.000 orang, lebih rendah dari estimasi 246.000 orang. Ini merupakan penambahan tenaga kerja terendah sejak Desember 2013.
Date ekonomi AS loyo, Wall Street pun menguat
NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan awal pekan ini. Penguatan ini dipicu ekspektasi bank sentral AS (Federal Reserve) yang kemungkinan menunda lebih lama lagi untuk menaikkan suku bunga menyusul loyonya laporan data pekerjaan negeri paman sam tersebut. Dow Jones Industrial Average naik 117,61 poin atau 0,66% ke 17.880,85. Indeks S7P 500 ditutup naik 13,66 poin atau 0,66% ke 2.080,62, dan Nasdaq Composite menguat 30,38 poin atau 0,62% ke 4.917,32. Asal tahu saja, laporan data nonfarm payrolls menunjukkan penambahan tenaga kerja AS di luar sektor pertanian AS hanya 126.000 orang, lebih rendah dari estimasi 246.000 orang. Ini merupakan penambahan tenaga kerja terendah sejak Desember 2013.