Nama besar keluarga memang menjadi faktor keberhasilan David Kenneth Roy Thomson di segala lini bisnisnya. Ia hanya perlu mengembangkan usahanya tanpa perlu susah payah membangun bisnis dari nol. Meski begitu, Thomson tak mau berpangku tangan. Dia terus berusaha membesarkan bisnis keluarga dan mengepakkan sayap bisnis ke bidang lainnya sebagai bukti kemampuannya. Thomson punya ambisi tersendiri, yakni membangun kerajaan bisnis Thomson Corporation. Mengambil alih kendali bisnis keluarga sejak kematian sang Ayah di tahun 2002, mengangkat nama David Kenneth Roy Thomson sebagai orang terkaya di Kanada. Pada tahun 2010, kekayaan Thomson mencapai US$ 19 miliar dan menjadi 20 orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes. Boleh dibilang, kekayaan yang dimiliki Thomson seperti jatuh dari langit. Maklum, ia mengelola perusahaan warisan keluarga. Pria kelahiran tahun 1957 ini tak perlu capek-capek membangun usaha dari nol. Sejak lulus kuliah dari Universitas Cambridge pada tahun 1978, Thomson dengan mulus menempati posisi strategis di perusahaan ternama.
David Thomson: Menjadi raja media setelah mengelola bisnis keluarga (1)
Nama besar keluarga memang menjadi faktor keberhasilan David Kenneth Roy Thomson di segala lini bisnisnya. Ia hanya perlu mengembangkan usahanya tanpa perlu susah payah membangun bisnis dari nol. Meski begitu, Thomson tak mau berpangku tangan. Dia terus berusaha membesarkan bisnis keluarga dan mengepakkan sayap bisnis ke bidang lainnya sebagai bukti kemampuannya. Thomson punya ambisi tersendiri, yakni membangun kerajaan bisnis Thomson Corporation. Mengambil alih kendali bisnis keluarga sejak kematian sang Ayah di tahun 2002, mengangkat nama David Kenneth Roy Thomson sebagai orang terkaya di Kanada. Pada tahun 2010, kekayaan Thomson mencapai US$ 19 miliar dan menjadi 20 orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes. Boleh dibilang, kekayaan yang dimiliki Thomson seperti jatuh dari langit. Maklum, ia mengelola perusahaan warisan keluarga. Pria kelahiran tahun 1957 ini tak perlu capek-capek membangun usaha dari nol. Sejak lulus kuliah dari Universitas Cambridge pada tahun 1978, Thomson dengan mulus menempati posisi strategis di perusahaan ternama.