KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah pelemahan dolar Amerika Serikat (AS), kurs rupiah bak mendapat angin segar. Kamis (26/6), berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah menguat tipis ke Rp 16.233 per dolar AS, dibandingkan sehari sebelumnya, yang tutup di Rp 16.292 sedolar AS. Pelemahan dolar ini berkah bagi produsen alat elektronik, seperti lemar es dan air conditioner (AC). Perkumpulan Perusahaan Pendingin Refrigerasi Indonesia (Perprindo) menilai, tren koreksi kurs rupiah turut berdampak terhadap membengkaknya ongkos produksi pendingin refrigerasi. Beberapa waktu lalu, Sekretaris Jenderal Perprindo, Andy Arif Widjaja menyatakan, sebanyak 50%-80% bahan baku pendingin refrigasi masih bergantung pada impor.
Daya Beli Lesu dan Rupiah Volatil, Produsen Kulkas Selektif Luncurkan Produk Baru
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah pelemahan dolar Amerika Serikat (AS), kurs rupiah bak mendapat angin segar. Kamis (26/6), berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah menguat tipis ke Rp 16.233 per dolar AS, dibandingkan sehari sebelumnya, yang tutup di Rp 16.292 sedolar AS. Pelemahan dolar ini berkah bagi produsen alat elektronik, seperti lemar es dan air conditioner (AC). Perkumpulan Perusahaan Pendingin Refrigerasi Indonesia (Perprindo) menilai, tren koreksi kurs rupiah turut berdampak terhadap membengkaknya ongkos produksi pendingin refrigerasi. Beberapa waktu lalu, Sekretaris Jenderal Perprindo, Andy Arif Widjaja menyatakan, sebanyak 50%-80% bahan baku pendingin refrigasi masih bergantung pada impor.
TAG: