KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Daya beli masyarakat pada semester II 2026 diperkirakan masih terjaga, meski berpotensi melambat dibandingkan semester I 2026. Kondisi tersebut tercermin dari pola penjualan eceran yang diproyeksikan mengalami fluktuasi sepanjang semester II 2026. Kinerja penjualan eceran tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2026 yang diperkirakan tumbuh sebesar 0,9% year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sehingga mencapai level 224,4. Meski demikian, secara bulanan, penjualan eceran pada Juli 2026 diprakirakan menurun sebesar 0,3% month to month (mtm). Head of Macroeconomic & Financial Market Research Permata Bank, Faisal Rahman mengatakan, pelemahan penjualan eceran secara bulanan pada periode tertentu tidak semata-mata menunjukkan penurunan daya beli masyarakat.
Daya Beli Masyarakat Diproyeksi Melambat pada Semester II 2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Daya beli masyarakat pada semester II 2026 diperkirakan masih terjaga, meski berpotensi melambat dibandingkan semester I 2026. Kondisi tersebut tercermin dari pola penjualan eceran yang diproyeksikan mengalami fluktuasi sepanjang semester II 2026. Kinerja penjualan eceran tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2026 yang diperkirakan tumbuh sebesar 0,9% year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sehingga mencapai level 224,4. Meski demikian, secara bulanan, penjualan eceran pada Juli 2026 diprakirakan menurun sebesar 0,3% month to month (mtm). Head of Macroeconomic & Financial Market Research Permata Bank, Faisal Rahman mengatakan, pelemahan penjualan eceran secara bulanan pada periode tertentu tidak semata-mata menunjukkan penurunan daya beli masyarakat.