Daya Beli Masyarakat Terancam, Perlu Upaya Bersama Menyangga Daya Beli



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Belakangan tekanan kondisi ekonomi menghantam masyarakat.. Mulai naiknya harga sejumlah bahan pangan dan bahan pokok hingga bayang-bayang krisis energi imbas situasi geopolitik global.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per 24 April 2026 harga telur menyentuh angka Rp 32.000 per kilogram (kg). Kemudian beras kualitas bawah I di harga Rp 14.550 per kg, beras kualitas bawah II Rp 14.550 per kg. 

Sedangkan beras kualitas medium I Rp 16.050 per kg dan beras kualitas medium II di harga Rp 15.950 per kg. Beras kualitas super I di harga Rp17.350 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.850 per kg.


Selain itu, harga pangan lain seperti bawang merah tembus Rp 45.950 per kg, dan harga bawang putih sentuh Rp 39.650 per kg.

Untuk membantu menjaga daya beli masyarakat berbagai inisiatif muncul.  Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) bersama Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) misalnya, menggelar kegiatan penjualan sembako dengan harga lebih terjangkau di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Harga Bahan Baku Melonjak, Ekonom Wanti-Wanti Daya Beli Kelas Menengah Makin Terseok

"Bazar ini untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Sembako murah ini untuk membantu sesama," kata Ketua Umum Inkowapi, Sharmila Yahya, dalam keterangannya, Minggu (26/4). 

Rencananya, kegiatan serupa berlangsung rutin setiap bulan dengan lokasi yang berpindah di wilayah Jakarta. IIa berharap, langkah ini menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di tengah tekanan harga pangan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelaku usaha kecil. Khususnya pedagang yang terlibat dalam penyediaan kebutuhan pokok. "Sembako ini dari para pedagang juga, kita bantu penjualan mereka. Mereka dapat untung dan masyarakat juga terbantu karena membeli dengan harga murah," ujarnya.

Sahara juga mengembangkan aplikasi digital Sembako Sahara yang tersedia di Google Play Store untuk memudahkan masyarakat mengakses kebutuhan pokok secara daring. Inisiatif ini dorongan transformasi digital bagi pelaku UMKM agar dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News