KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lonjakan konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026 memang terlihat solid. Namun, di balik angka pertumbuhan yang lebih tinggi dari dua tahun sebelumnya, muncul pertanyaan: apakah ini sinyal ketahanan daya beli yang berkelanjutan, atau sekadar efek musiman dari pencairan tunjangan hari raya (THR)? Mandiri Institute mencatat Mandiri Spending Index (MSI) tumbuh 2,9% dibandingkan periode pra-Ramadan, sedikit lebih tinggi dari capaian tahun sebelumnya sebesar 2,8%. Kenaikan ini menunjukkan aktivitas belanja yang meningkat, tetapi selisih tipis tersebut juga mengindikasikan akselerasi yang belum terlalu kuat. Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, menegaskan bahwa dorongan konsumsi kali ini terutama datang dari kelompok menengah. “Kelompok menengah menjadi penggerak utama akselerasi belanja, khususnya pada periode THR, sehingga berkontribusi besar terhadap penguatan konsumsi secara keseluruhan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (15/4).
Daya Beli Terdongkrak THR, Konsumsi Belum Sepenuhnya Kuat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lonjakan konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026 memang terlihat solid. Namun, di balik angka pertumbuhan yang lebih tinggi dari dua tahun sebelumnya, muncul pertanyaan: apakah ini sinyal ketahanan daya beli yang berkelanjutan, atau sekadar efek musiman dari pencairan tunjangan hari raya (THR)? Mandiri Institute mencatat Mandiri Spending Index (MSI) tumbuh 2,9% dibandingkan periode pra-Ramadan, sedikit lebih tinggi dari capaian tahun sebelumnya sebesar 2,8%. Kenaikan ini menunjukkan aktivitas belanja yang meningkat, tetapi selisih tipis tersebut juga mengindikasikan akselerasi yang belum terlalu kuat. Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, menegaskan bahwa dorongan konsumsi kali ini terutama datang dari kelompok menengah. “Kelompok menengah menjadi penggerak utama akselerasi belanja, khususnya pada periode THR, sehingga berkontribusi besar terhadap penguatan konsumsi secara keseluruhan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (15/4).
TAG: