Daya Beli Turun, Pembiayaan Mobil Bekas BRI Finance Tumbuh 77,64% Per Mei 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah pelemahan daya beli masyarakat dan pasar otomotif yang kian kompetitif, pembiayaan kendaraan bekas justru naik. PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance misalnya mengklaim segmen pembiayaan mobil bekas naik pesat.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani mengungkapkan pembiayaan mobil bekas meningkat sebesar 77,64% secara tahunan per Mei 2026.

"Di tengah pelemahan daya beli dan semakin kompetitifnya pasar otomotif, kami melihat pembiayaan mobil bekas masih menunjukkan kinerja yang positif," katanya kepada Kontan, Senin (8/6/2026).


Baca Juga: Naik 71,43%, Laba Fintech Lending Capai Rp 960 Miliar per April 2026

Meski pembiayaan mobil listrik saat ini dihadapkan pada tantangan, seperti daya beli masyarakat yang melemah dan persaingan dengan mobil listrik yang memiliki harga lebih terjangkau.

Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan suku bunga juga menjadi beberapa faktor lain yang perlu diantisipasi karena berpotensi memengaruhi pembiayaan.

Aditia memandang hal itu sebagai dinamika pasar yang perlu mereka cermati. Namun, ia menegaskan bahwa segmen pembiayaan ini di BRI Finance masih menunjukkan kinerja yang resilien dan memiliki daya tahan yang baik.

Hal ini karena harga yang ditawarkan lebih terjangkau sekaligus bisa menjadi produk alternatif yang menarik bagi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Sejalan dengan itu, BRI Finance menerapkan strategi pertumbuhan bisnis yang prudent dan berfokus pada kualitas portofolio. Dengan demikian, segmen ini dinilai akan terus menunjukkan pertumbuhan positif. "Kami tetap optimis terhadap prospek segmen ini ke depannya," tutup Aditia.

Baca Juga: Jumlah Kredit Menganggur Berpotensi Terus Meningkat Sampai Akhir Tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News