Daya Intiguna (MDIY) Gandeng Ritel China KK Group, Bidik Segmen Lifestyle Anak Muda



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) mengumumkan kemitraan dengan KK Group, grup ritel asal China yang dikenal sebagai pionir konsep ritel berbasis pengalaman bagi konsumen muda. 

Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan, kemitraan ini memberikan ruang bagi perusahaan untuk dapat memperluas eksposur terhadap sejumlah konsep ritel gaya hidup yang sejalan dengan preferensi konsumen masa kini. 

“Di mana kemitraan ini sekaligus mempertegas komitmen kami untuk terus memberikan nilai terbaik bagi keluarga Indonesia,” ungkap Edwin, dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026). 


Baca Juga: Lewat PGN Gagas, PGAS Dorong Perluasan Bauran Energi Melalui Pemanfaatan CNG

Kemitraan strategis ini berfokus pada sejumlah merek utama di bawah KK Group, yaitu X11, KKV, dan The Colorist. Dengan itu, MR.D.I.Y. Indonesia kini memiliki kepemilikan yang bersifat kepentingan non-pengendali pada entitas terkait di dalam KK Group. 

Investasi ini telah dilaksanakan dengan tata kelola serta pengawasan keuangan yang memadai, sejalan dengan prinsip investasi dan kerangka manajemen risiko yang diterapkan oleh perusahaan.

Didirikan pada tahun 2015, KK Group merupakan induk usaha dari sejumlah merek ritel berorientasi gaya hidup dan telah beroperasi di berbagai pasar, dengan lebih dari 1.000 gerai yang beroperasi di lebih dari 200 kota di China. 

Sementara itu, X11, jaringan ritel mainan dan collectibles populer, telah hadir di Indonesia sejak Desember tahun lalu. 

Sedangkan The Colorist merupakan peritel kosmetik multi-merek yang menawarkan produk kosmetik dan perawatan kulit.

Di sisi lain, KKV menawarkan konsep ritel gaya hidup dan FMCG yang menekankan aspek estetika, desain, dan pengalaman berbelanja, yang sebelumnya pernah beroperasi di Indonesia. 

 
MDIY Chart by TradingView

“Kolaborasi ini serupa dengan kemitraan yang sebelumnya telah dijalankan oleh MR.D.I.Y. Group bersama KK Group di sejumlah negara lain, termasuk Malaysia dan Thailand,” tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News