DBS Terbitkan Obligasi Covered Bond US$ 2 Miliar, Permintaan Tembus US$ 2,6 Miliar



KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Bank terbesar di Singapura, DBS Bank, menetapkan nilai penerbitan obligasi covered bond berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) tenor tiga tahun senilai US$ 2 miliar.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari investor dengan total pemesanan (order book) melampaui US$ 2,6 miliar.

Berdasarkan pembaruan dokumen term sheet yang dilihat Reuters pada Senin (22/6), obligasi tersebut dipatok dengan spread 42 basis poin di atas SOFR mid-swaps. SOFR (Secured Overnight Financing Rate) merupakan salah satu acuan utama suku bunga dolar AS.


Baca Juga: Rapor Apik Obligasi Butuh Lebih dari Sekadar Intervensi

Obligasi ini dijadwalkan jatuh tempo pada 29 Juni 2029 dan penyelesaiannya (settlement) direncanakan berlangsung pada 29 Juni 2026.

Covered bond merupakan instrumen utang yang dijamin oleh kumpulan aset tertentu. Dalam penerbitan ini, aset penjaminnya berupa kredit pemilikan rumah (KPR) residensial di Singapura. Obligasi tersebut juga mendapat jaminan dari Bayfront Covered Bonds Pte Ltd.

Tingginya minat investor tercermin dari nilai pemesanan yang telah melampaui US$ 2,6 miliar, lebih besar dibandingkan ukuran penerbitan yang ditetapkan sebesar US$ 2 miliar.

“Order books topped US$ 2.6 billion, with pricing expected to follow,” demikian tercantum dalam pembaruan term sheet yang dilihat Reuters.

Baca Juga: Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good

Obligasi ini diperkirakan memperoleh peringkat kredit tertinggi, yakni Aaa dari Moody’s dan AAA dari Fitch Ratings.

DBS menunjuk DBS Bank, BMO Capital Markets, HSBC, RBC Capital Markets, Standard Chartered Bank, dan TD Securities sebagai joint lead managers dalam penerbitan obligasi tersebut.