Debut perdana, saham DWGL sentuh auto rejection



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. JAKARTA. Perdagangan perdana saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) ditutup menguat hingga menyentuh auto rejection atas. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan emiten DWGL karena adanya kenaikan yang mencapai ambang batas.

Pada perdagangan perdana, Rabu (13/12), saham DWGL dibuka pada level Rp 150. Saham kemudian naik sebesar 69,33% sejak dibuka pada perdagangan sesi I. Kemudian saham DWGL berada pada posisi autoreject dan mencapai Rp 254. Pada debut hari ini, saham DWGL ditransaksikan sebanyak 568 kali.

DWGL melepas 3,1 miliar saham. Dalam aksi pencatatan kali ini, saham DWGL dipatok dengan harga penawaran sebesar Rp 150 per saham. Dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Dari aksi pencatatan saham tersebut, PBID membidik dana segar sebesar Rp 465 miliar.


Dwiguna Laksana juga akan menerbitkan 155 juta waran Seri I berbarengan dengan penerbitan saham baru ini. Nantinya, setiap 20 saham baru berhak memperoleh satu waran. Adapun harga pelaksanaan waran ini ditetapkan di harga Rp 187 per waran.

DWGL memproyeksikan bisnis batubara tahun depan akan menarik. Hal ini lantaran membaiknya harga batubara, sehingga bisa menopang kinerja pendapatan emiten.

Zulfian Mirza, Direktur Utama DWGL memperkirakan harga batubara akan berada pada angka US$ 90 per metrik ton pada tahun depan. "Harga batubara saat ini, lebih baik dari dua tahun terakhir," kata Zulfian usai pencatatan saham perdana di BEI, Jakarta, Rabu (13/12).

Dede Suprayitno

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati