JAKARTA. Sepertinya, para investor di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah sangat dahaga akan datangnya perusahaan yang menjual saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO). Terbukti, para investor langsung memburu saham PT Gozco Plantations Tbk yang melakoni hari perdana perdagangannya di pasar sekunder, kemarin (15/5). Alhasil, harga saham perusahaan yang semula bernama PT Surya Gemilang Sentosa ini melonjak 22,2% lebih tinggi dari harga IPO.Bahkan, sesaat setelah bursa buka, harga saham Gozco yang berkode GZCOlangsung melambung menjadi Rp 315 per saham, atau naik 40% dari harga perdana yang sebesar Rp 225 per saham. Sesungguhnya, tanda-tanda lonjakan harga sudah tampak sejak penawaran saham perdana kepada investor ritel yang mencatat kelebihan permintaan (over subscribed) sebanyak 15,2 kali. Namun, pada saat penutupan bursa, harga GZCO sedikit terkoreksi menjadi Rp 275 per saham. Walau begitu, para investor yang membeli saham perusahaan ini pada masa penawaran dulu berpotensi menangguk untung sampai 22,2%. Gozco melepas saham ke investor publik sebanyak 1,5 miliar atau 30% dari total modal disetor. Dari IPO tersebut perusahaan perkebunan ini berhasil mendapatkan Rp 337 miliar.Direktur Utama Gozco Tjandra M. Gozali mengatakan, 45% dari dana hasil IPO mereka alokasikan untuk membiayai ekspansi lahan perkebunan kelapa sawit seluas 30.000 hektare di Sumatra Selatan. Lalu, sebanyak 20% untuk pengembangan kebun milik Golden Blossom. Golden adalah anak usaha Gozco yang membangun pabrik pengolahan minyak sawit.
Debut Saham Gozco Cetak Untung 22,2%
JAKARTA. Sepertinya, para investor di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah sangat dahaga akan datangnya perusahaan yang menjual saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO). Terbukti, para investor langsung memburu saham PT Gozco Plantations Tbk yang melakoni hari perdana perdagangannya di pasar sekunder, kemarin (15/5). Alhasil, harga saham perusahaan yang semula bernama PT Surya Gemilang Sentosa ini melonjak 22,2% lebih tinggi dari harga IPO.Bahkan, sesaat setelah bursa buka, harga saham Gozco yang berkode GZCOlangsung melambung menjadi Rp 315 per saham, atau naik 40% dari harga perdana yang sebesar Rp 225 per saham. Sesungguhnya, tanda-tanda lonjakan harga sudah tampak sejak penawaran saham perdana kepada investor ritel yang mencatat kelebihan permintaan (over subscribed) sebanyak 15,2 kali. Namun, pada saat penutupan bursa, harga GZCO sedikit terkoreksi menjadi Rp 275 per saham. Walau begitu, para investor yang membeli saham perusahaan ini pada masa penawaran dulu berpotensi menangguk untung sampai 22,2%. Gozco melepas saham ke investor publik sebanyak 1,5 miliar atau 30% dari total modal disetor. Dari IPO tersebut perusahaan perkebunan ini berhasil mendapatkan Rp 337 miliar.Direktur Utama Gozco Tjandra M. Gozali mengatakan, 45% dari dana hasil IPO mereka alokasikan untuk membiayai ekspansi lahan perkebunan kelapa sawit seluas 30.000 hektare di Sumatra Selatan. Lalu, sebanyak 20% untuk pengembangan kebun milik Golden Blossom. Golden adalah anak usaha Gozco yang membangun pabrik pengolahan minyak sawit.