KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Semester I-2026 mengalami defisit sebesar Rp 196,5 triliun atau setara 0,76% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Realisasi defisit tersebut meningkat dibandingkan posisi Mei 2026 yang tercatat sebesar Rp 180,4 triliun atau 0,70% terhadap PDB. Namun, secara tahunan, defisit APBN Semester I-2026 justru lebih rendah 3,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 0,84% terhadap PDB. Defisit APBN terjadi karena realisasi pendapatan negara masih lebih rendah dibandingkan kebutuhan belanja negara yang meningkat cukup signifikan.
Defisit APBN Semester I-2026 Capai Rp 196,5 Triliun, Setara 0,76% PDB
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Semester I-2026 mengalami defisit sebesar Rp 196,5 triliun atau setara 0,76% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Realisasi defisit tersebut meningkat dibandingkan posisi Mei 2026 yang tercatat sebesar Rp 180,4 triliun atau 0,70% terhadap PDB. Namun, secara tahunan, defisit APBN Semester I-2026 justru lebih rendah 3,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 0,84% terhadap PDB. Defisit APBN terjadi karena realisasi pendapatan negara masih lebih rendah dibandingkan kebutuhan belanja negara yang meningkat cukup signifikan.
TAG: