JAKARTA. Hingga saat ini, harga karet di pasar global masih terpuruk. Kebijakan pemerintah mengeluarkan crumb rubber atau karet remah dari Daftar Negatif Investasi (DNI) justru berpotensi memicu harga karet jatuh semakin dalam. Ketua Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) Azis Pane menyayangkan belum adanya program konkrit untuk membantu petani karet. Dekarindo juga memprotes kebijakan pemerintah yang membuka investasi crumb rubber 100% untuk asing. Dekarindo khawatir, kebijakan itu justru akan membuat harga karet semakin terpuruk. Pasalnya, industri crumb rubber mengekspor ke negara tetangga yaitu Malaysia dan Thailand yang merupakan kompetitor Indonesia sebagai produsen karet alam. "Petani kita lemah, berbeda dengan Malaysia dan Thailand yang mendapatkan banyak insentif," ujar Azis.
Dekarindo minta asing tak masuk ke crumb rubber
JAKARTA. Hingga saat ini, harga karet di pasar global masih terpuruk. Kebijakan pemerintah mengeluarkan crumb rubber atau karet remah dari Daftar Negatif Investasi (DNI) justru berpotensi memicu harga karet jatuh semakin dalam. Ketua Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) Azis Pane menyayangkan belum adanya program konkrit untuk membantu petani karet. Dekarindo juga memprotes kebijakan pemerintah yang membuka investasi crumb rubber 100% untuk asing. Dekarindo khawatir, kebijakan itu justru akan membuat harga karet semakin terpuruk. Pasalnya, industri crumb rubber mengekspor ke negara tetangga yaitu Malaysia dan Thailand yang merupakan kompetitor Indonesia sebagai produsen karet alam. "Petani kita lemah, berbeda dengan Malaysia dan Thailand yang mendapatkan banyak insentif," ujar Azis.