Demam Piala Dunia 2026 Picu Lonjakan Jersey Palsu di Argentina



KONTAN.CO.ID - Demam Piala Dunia 2026 di Argentina mendorong lonjakan penjualan jersey dan kartu koleksi sepak bola palsu.

Fenomena ini memicu kekhawatiran pelaku usaha ritel di tengah tekanan industri tekstil akibat membanjirnya barang impor murah.

Baca Juga: Harga Minyak Bergerak Liar, Pasar Cerna Kabar Berbeda soal Gencatan Senjata AS-Iran


Sebagai negara juara bertahan Piala Dunia 2022, atmosfer sepak bola di Argentina semakin terasa menjelang turnamen yang akan dimulai bulan depan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Jalan-jalan utama di Buenos Aires dipenuhi atribut bernuansa biru muda dan putih khas tim nasional Argentina, mulai dari topi, bendera, kaus hingga perlengkapan minum mate.

Ketua Kamar Dagang Buenos Aires Fabian Castillo mengatakan, kemenangan Argentina di Piala Dunia 2022 membuat antusiasme masyarakat terhadap sepak bola meningkat tajam, bahkan bagi mereka yang sebelumnya tidak terlalu menyukai olahraga tersebut.

Baca Juga: Harga Emas Bangkit dari Titik Terendah Dua Bulan Setelah Kesepakatan AS-Iran

Namun, ia memperkirakan lebih dari 70% jersey tim nasional Argentina yang dijual di jalanan merupakan barang palsu.

Fenomena produk tiruan ini sebenarnya juga terjadi di berbagai negara, mengingat banyak konsumen memilih membeli jersey imitasi dengan harga lebih murah dibanding produk resmi yang relatif mahal.

Kondisi tersebut semakin terlihat di Argentina karena daya beli masyarakat terus tertekan akibat inflasi tinggi yang tidak diimbangi kenaikan pendapatan.

Baca Juga: Minyak Dunia Jatuh Lebih dari 5%, Pasar Menanti Kepastian Pembukaan Selat Hormuz

Pedagang tekstil asal Buenos Aires Lucas Aranda mengaku, menjual jersey timnas Argentina seharga 40.000 peso atau sekitar US$ 28 per potong, hanya seperempat harga jersey resmi.

Tidak hanya jersey, produk palsu juga merambah kartu dan stiker koleksi Piala Dunia yang populer di kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Produk tiruan dengan harga lebih murah banyak dipasarkan secara daring.

Industri tekstil lokal Argentina saat ini juga menghadapi tekanan tambahan akibat kebijakan ekonomi Presiden Javier Milei yang membuka pasar lebih luas terhadap barang impor murah.

Baca Juga: WTI dan Brent Ambles Hampir 7%, Pasar Sambut Kemajuan Negosiasi AS-Iran

Pelaku industri menyebut masuknya produk impor murah telah menyebabkan sejumlah pabrik tekstil domestik tutup dalam beberapa waktu terakhir.

Piala Dunia 2026 sendiri akan mulai bergulir bulan depan. Tim nasional Argentina dijadwalkan menghadapi Aljazair pada laga perdana mereka tanggal 16 Juni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News