KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai merambah industri pengolahan kelapa sawit. Teknologi ini diklaim untuk meningkatkan efisiensi produksi, menekan kehilangan minyak hingga mengurangi ketergantungan terhadap proses operasional secara manual. Penerapan teknologi tersebut salah satunya dilakukan AIREI Sdn Bhd di Malaysia. Perusahaan tersebut mengoperasikan pabrik kelapa sawit berbasis AI kedua di Perak Motor Co, Teluk Intan, Perak, dengan kapasitas pengolahan 60 ton per jam. Kapasitas tersebut lebih besar dibandingkan pabrik pertama yang mencapai 45 ton per jam. AIREI sebelumnya mulai menerapkan sistem serupa pada pabrik kelapa sawit sekitar dua tahun lalu.
Demi Efisiensi, AI Mulai Digunakan di Pabrik Kelapa Sawit, Tenaga Kerja Jadi Sorotan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai merambah industri pengolahan kelapa sawit. Teknologi ini diklaim untuk meningkatkan efisiensi produksi, menekan kehilangan minyak hingga mengurangi ketergantungan terhadap proses operasional secara manual. Penerapan teknologi tersebut salah satunya dilakukan AIREI Sdn Bhd di Malaysia. Perusahaan tersebut mengoperasikan pabrik kelapa sawit berbasis AI kedua di Perak Motor Co, Teluk Intan, Perak, dengan kapasitas pengolahan 60 ton per jam. Kapasitas tersebut lebih besar dibandingkan pabrik pertama yang mencapai 45 ton per jam. AIREI sebelumnya mulai menerapkan sistem serupa pada pabrik kelapa sawit sekitar dua tahun lalu.
TAG: