Jakarta. Buruh yang melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta hari ini menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp 650.000. Buruh yang berasal dari dua kelompok, yaitu Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), membandingkan dengan UMP Bekasi dan Karawang yang lebih tinggi dari Jakarta. Dalam orasinya, Sekjen KSPI Muhammad Rusdi menuding Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah menukar kebijakan upah buruh dengan CSR dari pengusaha. "Kami sadar dalam dua tahun ini kenapa Ahok tetapkan upah lebih rendah, ternyata karena Ahok sudah barter kebijakan dengan 'pengusaha hitam'," ujar Rusdi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (2/6/2016).
Demo Ahok, buruh tuntut UMP naik Rp 650.000
Jakarta. Buruh yang melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta hari ini menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp 650.000. Buruh yang berasal dari dua kelompok, yaitu Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), membandingkan dengan UMP Bekasi dan Karawang yang lebih tinggi dari Jakarta. Dalam orasinya, Sekjen KSPI Muhammad Rusdi menuding Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah menukar kebijakan upah buruh dengan CSR dari pengusaha. "Kami sadar dalam dua tahun ini kenapa Ahok tetapkan upah lebih rendah, ternyata karena Ahok sudah barter kebijakan dengan 'pengusaha hitam'," ujar Rusdi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (2/6/2016).