KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu menilai Indonesia telah mencatat kemajuan signifikan dalam meningkatkan inklusi keuangan. Namun, peningkatan akses terhadap layanan keuangan tersebut belum diikuti oleh kenaikan literasi keuangan masyarakat. Menurut Mari, kepemilikan rekening bank atau penggunaan QRIS saja belum cukup untuk mendorong manfaat ekonomi yang optimal. Masyarakat perlu memahami cara memanfaatkan berbagai layanan keuangan agar dapat meningkatkan kesejahteraan dan mendukung kegiatan ekonomi. "Jadi, tidak cukup hanya memiliki rekening bank atau menggunakan QRIS. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat memanfaatkannya sehingga dapat memperoleh manfaat dari inklusi keuangan, baik dalam sistem keuangan, kegiatan usaha, maupun pembangunan," ujar Mari dalam forum Indonesia Digital Bank Summit 2026, Selasa (7/7/2026).
DEN: Inklusi Keuangan Indonesia Meningkat, tetapi Literasi Masih Tertinggal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu menilai Indonesia telah mencatat kemajuan signifikan dalam meningkatkan inklusi keuangan. Namun, peningkatan akses terhadap layanan keuangan tersebut belum diikuti oleh kenaikan literasi keuangan masyarakat. Menurut Mari, kepemilikan rekening bank atau penggunaan QRIS saja belum cukup untuk mendorong manfaat ekonomi yang optimal. Masyarakat perlu memahami cara memanfaatkan berbagai layanan keuangan agar dapat meningkatkan kesejahteraan dan mendukung kegiatan ekonomi. "Jadi, tidak cukup hanya memiliki rekening bank atau menggunakan QRIS. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat memanfaatkannya sehingga dapat memperoleh manfaat dari inklusi keuangan, baik dalam sistem keuangan, kegiatan usaha, maupun pembangunan," ujar Mari dalam forum Indonesia Digital Bank Summit 2026, Selasa (7/7/2026).
TAG: