JAKARTA. Denmark rupanya menaruh minat besar akan produk pertanian asal Indonesia. Setelah diundang resmi dalam Pameran Copanhagen Food Fair (CFF) pada Februari lalu. Denmark menyatakan tertarik untuk membeli hasil pertanian organik asal Indonesia sebesar 2 ton sampai 5 ton. Empat perusahaan asal Indonesia bertandang ke Denmark untuk memperkenalkan produk pertanian organik. Mereka adalah PT Megainovasi Karya Mandiri yang memproduksi Organik Coconut Sugar. Lalu, CV Multi Rempah Sulawesi yang memproduksi sedikitnya enam produk Diantaranya: dengan produk Organik Nutmeg ABCD, Organik Mace, Nutmeg Shrivels, Nutmeg Recondition, Organik Kacang Mete dan Organik Lada Putih. PT. Henz Co yang memproduksi kopi luwak organik, teh kayu, biji cokelat dan tepung gluten free dari cassava. Terakhir, PT. Mayora yang bekerjasama dengan Tylstrup Kager yang memproduksi permen Kopiko, wafer, biskuit dan kopi instant.
Denmark impor produk pertanian organik Indonesia
JAKARTA. Denmark rupanya menaruh minat besar akan produk pertanian asal Indonesia. Setelah diundang resmi dalam Pameran Copanhagen Food Fair (CFF) pada Februari lalu. Denmark menyatakan tertarik untuk membeli hasil pertanian organik asal Indonesia sebesar 2 ton sampai 5 ton. Empat perusahaan asal Indonesia bertandang ke Denmark untuk memperkenalkan produk pertanian organik. Mereka adalah PT Megainovasi Karya Mandiri yang memproduksi Organik Coconut Sugar. Lalu, CV Multi Rempah Sulawesi yang memproduksi sedikitnya enam produk Diantaranya: dengan produk Organik Nutmeg ABCD, Organik Mace, Nutmeg Shrivels, Nutmeg Recondition, Organik Kacang Mete dan Organik Lada Putih. PT. Henz Co yang memproduksi kopi luwak organik, teh kayu, biji cokelat dan tepung gluten free dari cassava. Terakhir, PT. Mayora yang bekerjasama dengan Tylstrup Kager yang memproduksi permen Kopiko, wafer, biskuit dan kopi instant.