KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) melanjutkan strategi penambahan gerai baru untuk mendukung pertumbuhan bisnis di sepanjang tahun 2026.
Untuk diketahui, perluasan jaringan gerai baru Depo Bangunan
saat ini difoluskan pada wilayah luar Pulau Jawa.
Merujuk laporan public expose 2025, DEPO berencana membuka tiga gerai baru di Palembang,
Samarinda, dan Bali dengan alokasi belanja modal atau capital expenditure (Capex) sekitar Rp 129 miliar.
Direktur Caturkarda Depo Bangunan, Caroline Kettin mengatakan rencana perluasan gerai Depo Bangunan masih berjalan sesuai rencana awal. DEPO sudah berhasil meresmikan dan mengoperasikan gerai baru di Palembang.
Baca Juga: Caturkarda Depo Bangunan (DEPO) Sasar Ekspansi Gerai ke Luar Pulau Jawa “Selain itu, kami sedang dalam tahap penyelesaian akhir untuk gerai di Samarinda,” ungkap Caroline, kepada Kontan.co.id, belum lama ini.
Untuk mencapai pertumbuhan kinerja, strategi utama DEPO tetap berfokus pada perluasan jangkauan layanan, salah satunya melalui pembukaan gerai-gerai baru, serta memperkuat inisiatif penjualan melalui pendekatan
omnichannel.
Selain itu, pihaknya
juga terus memperkaya variasi produk agar pelanggan memiliki lebih banyak pilihan.
Di sisi internal, manajemen berfokus pada peningkatan kapasitas dan kualitas tim operasional untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang maksimal.
“Kami juga optimis bahwa adanya dorongan dari belanja pemerintah serta berbagai stimulus perekonomian yang ada akan turut menjaga daya beli masyarakat di sektor ritel secara umum, sehingga target Perseroan dapat terealisasi,” ujaranya.
Hingga kini, DEPO belum merilis laporan kinerja keuangan kuartal III-2026. Adapun pada semester I-2026, DEPO membukukan penjualan sebesar Rp 1,36 triliun, stagnan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di sisi lain, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 11,83% menjadi Rp 43,05 miliar dari Rp 38,5 miliar pada semester I-2025.
Baca Juga: Caturkarda (DEPO) Tahan Target Pertumbuhan 10%, Ini Strategi Hadapi Tahun 2026 Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News