Depresiasi ringgit terbesar dalam dua pekan



KUALA LUMPUR. Ringgit Malaysia mencatatkan pelemahan terbesar dalam dua pekan terakhir pada hari ini (21/9). Berdasarkan data Bloomberg, pagi tadi, ringgit sempat keok 1,2%. Pada pukul 08.48 waktu Kuala Lumpur, mata uang Negeri Jiran ini melemah 0,9% menjadi 4,2432 per dollar AS.

Pada pekan lalu, ringgit menorehkan reli seiring langkah the Federal Reserve untuk menahan suku bunga acuannya. Kebijakan itu mengirimkan rasa lega ke emerging market.

Ringgit tak bertenaga setelah kebijakan the Fed untuk tidak menaikkan suku bunga acuannya gagal meredakan kecemasan pelaku pasar tentang perlambatan ekonomi global.


"The Fed bilang mereka akan menunggu karena kecemasan risiko eksternal dan hal ini menyebabkan pasar kembali mencemaskan mengenai outlook pertumbuhan ekonomi global. Karena ketidakpastian itu, pasar saham dilanda aksi jual dan secara umum pasar mata uang emerging market juga negatif," papar Sim Mog Siong, currency strategist Bank of Singapore Ltd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News