Dewi Shri (DEWI) Akuisisi Aset di Cikarang, Bidik Kontribusi dari Bisnis Frozen Food



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) menyelesaikan akuisisi aset strategis seluas 1,5 hektare di kawasan Cikarang sebagai bagian dari ekspansi usaha.

Melalui akuisisi tersebut, DEWI mulai memperluas bisnis ke sektor pengolahan pangan dan produk makanan beku atau frozen food.

Direktur Utama Dewi Shri Farmindo Aditiya Fajar Junus mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat rantai nilai bisnis perseroan.


"Kami tidak hanya memperluas bisnis, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang lebih terintegrasi. Dengan fasilitas yang sudah siap dan perizinan yang lengkap, kami optimistis dapat segera masuk dan bersaing di industri frozen food," ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga: IHSG Melonjak 1,45% Mengawali Rabu (10/6), Bursa Asia Tertekan Sentimen Timur Tengah

Adapun aset yang diakuisisi mencakup rumah potong ayam (RPA), fasilitas cold storage, serta berbagai infrastruktur pendukung pengolahan dan distribusi pangan.

Aditiya menyebut seluruh fasilitas tersebut telah mengantongi perizinan operasional sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan produksi.

“Fasilitas baru tersebut diperkirakan dapat berkontribusi sekitar 15% terhadap total penjualan pada tahun pertama operasional,” jelasnya.

Kontribusi tersebut berpotensi meningkat hingga 40% setelah fasilitas beroperasi secara penuh dan utilisasi produksi meningkat.

Aditiya mengatakan fasilitas tersebut memungkinkan perseroan mengendalikan kualitas bahan baku sejak tahap produksi hingga produk akhir.

Selain itu, lokasi aset yang berada di kawasan industri Cikarang dinilai mendukung efisiensi distribusi dan rantai pasok.

Baca Juga: Adhi Commuter (ADCP) Tunda Bayar Bunga Obligasi, Sahamnya Disuspensi Bursa

Kawasan tersebut memiliki akses ke sejumlah pusat konsumsi utama, terutama wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.

Melalui ekspansi ini, manajemen DEWI berharap dapat meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat daya saing di industri pangan olahan.

“Langkah masuk ke bisnis frozen food juga menjadi bagian dari transformasi kami dari sektor agribisnis menuju industri pangan terintegrasi,” jelas Aditiya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News