DFSK Masuk Segmen SUV Premium, Andalkan E5 Plus PHEV di GIIAS 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Sokonindo Automobile memperluas pasar DFSK ke segmen SUV premium melalui DFSK E5 Plus.

SUV plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) ini menjadi andalan baru perusahaan untuk memperkuat posisi di tengah persaingan kendaraan elektrifikasi yang semakin ketat di Indonesia.

E5 Plus diperkenalkan dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Langkah tersebut menandai upaya DFSK memperluas basis konsumen, yang sebelumnya lebih kuat di kendaraan komersial dan kendaraan penumpang.


Baca Juga: Debut di GIIAS 2026, New Suzuki XL7 Langsung Jadi Salah Satu Mobil Favorit Test Drive

Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile Cing Hok Rifin mengatakan, GIIAS 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan arah baru DFSK di pasar kendaraan penumpang.

"Bagi kami, pencapaian terbesar bukan hanya tingginya antusiasme pengunjung, tetapi bagaimana kami melihat perubahan persepsi konsumen terhadap DFSK," ujar Cing Hok dalam keterangan resmi, Sabtu (8/8).

Selama lima hari pertama GIIAS 2026, lebih dari 4.000 pengunjung mendatangi booth DFSK. E5 Plus menjadi salah satu produk yang diperkenalkan kepada calon konsumen.

E5 Plus mengusung sistem PHEV yang memadukan motor listrik dan mesin bensin. Dalam mode listrik, kendaraan ini memiliki jarak tempuh hingga 140 kilometer berdasarkan standar NEDC. Dengan baterai dan bahan bakar penuh, jarak tempuh totalnya diklaim mencapai 1.400 kilometer.

Kombinasi tersebut menjadi strategi DFSK menghadapi salah satu tantangan kendaraan listrik, yakni kebutuhan konsumen akan jarak tempuh dan fleksibilitas saat melakukan perjalanan jauh.

Baca Juga: Insentif EV Ditunda, Begini Strategi APM Otomotif Tingkatkan Penjualan di GIIAS 2026

Selain teknologi penggerak, DFSK membidik konsumen kelas atas melalui kelengkapan fitur E5 Plus. Kendaraan ini dilengkapi layar 15,6 inci, kursi dengan ventilasi dan pengaturan elektrik, panoramic sunroof, sistem audio 13 speaker serta captain seat di baris kedua.

Untuk keselamatan, E5 Plus memiliki enam airbag dan 18 fitur advanced driver assistance system (ADAS) level 2, termasuk Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, Blind Spot Detection dan Automated Parking Assist.

Di pasar Indonesia, E5 Plus dipasarkan dengan harga Rp479 juta on the road (OTR) Jakarta selama GIIAS 2026. Setelah pameran, harga normalnya menjadi Rp499 juta OTR Jakarta.

Masuknya E5 Plus memperlihatkan strategi DFSK untuk tidak hanya mengandalkan kendaraan listrik komersial seperti Gelora E. Perusahaan mulai membangun portofolio kendaraan elektrifikasi di segmen penumpang yang memiliki persaingan lebih ketat.

Di segmen SUV elektrifikasi, DFSK harus berhadapan dengan sejumlah merek yang telah lebih dulu menawarkan model hybrid maupun plug-in hybrid.

Baca Juga: Di Tengah Lesunya Daya Beli, Mercedes-Benz Tambah Dua Model Premium di GIIAS 2026

Karena itu, kombinasi harga, jarak tempuh, fitur dan jaringan layanan purna jual menjadi faktor penting untuk merebut pasar.

DFSK juga menyatakan terus memperkuat jaringan dealer dan layanan purna jual untuk menopang pengembangan bisnis kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Dengan E5 Plus, DFSK berupaya memperbesar pangsa pasar kendaraan penumpang sekaligus menjadikan elektrifikasi sebagai salah satu sumber pertumbuhan bisnisnya di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News