Di tangan Dharma Sucipto, lahan-lahan tidur yang tidak terpakai disulap jadi areal tanaman palawija seperti jagung, singkong, dan umbi-umbian untuk bahan baku makanan sehat. Ada sekitar 40 resep menu makanan sehat hasil kreasinya. Dalam sebulan, ia bisa meraup omzet Rp 10 juta. Seiring perkembangan zaman, makanan sehat makin sulit dicari. Maklum, dewasa ini, bisnis makanan cepat saji terbilang pesat pertumbuhannya. Alhasil, banyak siswa sekolah mengudap camilan tanpa mengerti risiko bahaya yang terkandung dalam bahan makanan tersebut. Beruntung, tak sedikit masyarakat yang peduli terhadap kondisi tersebut. Contohnya, Dharma Sucipto, mahasiswa jurusan Teknologi Perindustrian Pertanian di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.
Dharma olah makanan sehat dari tanaman palawija
Di tangan Dharma Sucipto, lahan-lahan tidur yang tidak terpakai disulap jadi areal tanaman palawija seperti jagung, singkong, dan umbi-umbian untuk bahan baku makanan sehat. Ada sekitar 40 resep menu makanan sehat hasil kreasinya. Dalam sebulan, ia bisa meraup omzet Rp 10 juta. Seiring perkembangan zaman, makanan sehat makin sulit dicari. Maklum, dewasa ini, bisnis makanan cepat saji terbilang pesat pertumbuhannya. Alhasil, banyak siswa sekolah mengudap camilan tanpa mengerti risiko bahaya yang terkandung dalam bahan makanan tersebut. Beruntung, tak sedikit masyarakat yang peduli terhadap kondisi tersebut. Contohnya, Dharma Sucipto, mahasiswa jurusan Teknologi Perindustrian Pertanian di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.