Dharma Satya Nusantara (DSNG) targetkan pabrik Bio-CNG bisa commissioning di 2020



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) terus mengawal penyelesaian proyek pabrik Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berkapasitas 280 m3 per jam dengan output listrik sebesar 1,2 Megawatt. 

Proyek yang memiliki nilai investasi sebesar US$ 6 juta - US$ 6,5 juta tersebut diharapkan bisa segera commissioning pada semester kedua tahun ini.

Direktur Utama DSNG Andrianto Oetomo mengatakan, keberadaan pabrik Bio-CNG bisa membantu DSNG untuk mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap bahan bakar solar, sebab pabrik tersebut dapat mengonversi  limbah cair palm oil mill effluent (POME) yang mengandung gas metana (CH4) menjadi energi listrik.


Baca Juga: Dharma Satya (DSNG) tunggu volume produksi 900.000 ton untuk masuk bisnis hilir

Hitungan Andrianto, potensi penghematan penggunaan bahan bakar solar yang bisa didapat bisa mencapai sekitar 2 juta liter per tahun dari  1 pabrik kelapa sawit (PKS) berkapasitas 60 ton tandan buah segar (TBS).

“Pendekatannya bukan sebagai tambahan revenue, tapi pendapatannya adalah untuk mengurangi cost,” kata Andrianto dalam acara paparan publik yang di helat secara virtual pada Senin (24/8).

Diakui Andrianto, pengerjaan pabrik Bio-CNG memang sempat tersendat di kuartal pertama tahun ini. Maklum saja, aktivitas keluar masuk wilayah kebun yang terganggu membuat penyelesaian pabrik Bio-CNG menjadi terhambat.

Editor: Anna Suci Perwitasari