KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Defisit anggaran Amerika Serikat tercatat menyusut pada 2025. Namun, perbaikan itu lebih terlihat sebagai hasil lonjakan sementara penerimaan bea masuk ketimbang cerminan membaiknya fundamental fiskal Negeri Paman Sam. Data Departemen Keuangan AS menunjukkan, defisit anggaran pada tahun kalender 2025 turun menjadi US$ 1,67 triliun, terendah dalam tiga tahun terakhir. Salah satu penopangnya adalah penerimaan bea masuk yang melonjak ke rekor baru seiring agresivitas Presiden Donald Trump menaikkan tarif impor. Sepanjang 2025, penerimaan dari tarif impor mencapai US$ 264 miliar, melesat sekitar US$ 185 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, sumber penerimaan ini tidak sepenuhnya solid. Pada Desember lalu saja, setoran bea masuk melambat ke US$ 28 miliar, level terendah sejak Juli, menandakan kontribusinya mulai kehilangan tenaga.
Di Balik Turunnya Defisit AS, Ada Ancaman Fiskal Jangka Panjang
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Defisit anggaran Amerika Serikat tercatat menyusut pada 2025. Namun, perbaikan itu lebih terlihat sebagai hasil lonjakan sementara penerimaan bea masuk ketimbang cerminan membaiknya fundamental fiskal Negeri Paman Sam. Data Departemen Keuangan AS menunjukkan, defisit anggaran pada tahun kalender 2025 turun menjadi US$ 1,67 triliun, terendah dalam tiga tahun terakhir. Salah satu penopangnya adalah penerimaan bea masuk yang melonjak ke rekor baru seiring agresivitas Presiden Donald Trump menaikkan tarif impor. Sepanjang 2025, penerimaan dari tarif impor mencapai US$ 264 miliar, melesat sekitar US$ 185 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, sumber penerimaan ini tidak sepenuhnya solid. Pada Desember lalu saja, setoran bea masuk melambat ke US$ 28 miliar, level terendah sejak Juli, menandakan kontribusinya mulai kehilangan tenaga.
TAG: