Di depan Jokowi, Gubernur Jatim laporkan harga bahan pokok stabil



KONTAN.CO.ID - LAMONGAN. Gubernur Jawa Timur Soekarwo di depan Presiden Joko Widodo melaporkan barang-barang pokok yang stabil di pasar-pasar Jawa Timur.

Hal itu dikatakannya saat meresmikan Masjid Bagus Hadikusumo, perubahan status enam perguruan tinggi Muhammadiyah dan meletakan batu pertama pembangunan tower Universitas Muhammadiyah Lamongan di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES).

"Harga pangan memang di luar peresmian STIKES tapi ini penting bagi kami, kami laporkan trwiulan I-2017 sampai triwulan III-2018 bahan-bahan pokok di Jawa Timur ini stabil," kata Soekarwo, Senin (19/11).


Berdasarkan Peraturan Presiden No. 71/2015 bahan pokok itu terdiri dari 17 macam. "Seperti harga beras Bengawan kita (Jatim) stabil pak," tutur dia.  Lantaran harga pangan cukup stabil, Soekarwo bilang inflasi di Jawa Timur hanya sebesar 1,78%.

Untuk itu, ia heran jika ada yang mengatakan harga-harga bahan pokok di pasar itu mahal, sumbernya dimana. "Nggak ketemu dari mana, padahal inflasi rendah kok bisa harganya naik? Nggak ketemu," tambah dia.

Untuk itu, ia langsung mengecek langsung di 110 pasar-pasar Jawa Timur. Bahan-bahan pokok itu antara lain, gula pasir dilaporkan deflasi, minyak goreng deflasi, daging sapi stabil, ayam broiler naik hanya Rp 1.000 dari Rp 28.000 jadi Rp 29.000, tapi ayam kampung dilaporkan juga turun.

Kemudian, telur ayam juga turun, susu juga stabil. "Jagung pipilan kering alhamdulilah naik sedikit karena penting bagi petani," kata Soekarwo. 

Lalu, tepung terigu di triwulan I-2018 juga stabil, bumbu-bumbu seperti, bawang merah naik, yang lain turun.

"Ikan teri stabil, kacang hijau stabil, kacang tanah, ketela pohon turun sayur mayur yang naik kol, wortel dan buncis," tutup dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi