KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pengelolaan dan disiplin fiskal Indonesia saat ini berada pada posisi yang lebih baik dibandingkan negara-negara di kawasan maupun sejumlah negara maju, meskipun belanja jumbo pemerintah telah mendorong defisit hampir mendekati batas 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Purbaya menjelaskan, kebijakan mendorong defisit mendekati batas atas dilakukan sebagai respons atas perlambatan ekonomi yang terjadi sejak awal 2024. Dalam kondisi tersebut, pemerintah perlu menjalankan kebijakan fiskal kontra-siklus guna mencegah perlambatan berubah menjadi resesi. “Dalam ilmu ekonomi, ketika terjadi perlambatan, pemerintah harus menciptakan kebijakan kontra-siklus. Itu yang kami lakukan dengan memperluas fiskal dan memberikan stimulus,” ujar Purbaya dalam agenda Indonesia Economic Summit di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Di Hadapan Investor,Purbaya Sebut Disiplin Fiskal RI Lebih Baik Dibanding Negara Maju
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pengelolaan dan disiplin fiskal Indonesia saat ini berada pada posisi yang lebih baik dibandingkan negara-negara di kawasan maupun sejumlah negara maju, meskipun belanja jumbo pemerintah telah mendorong defisit hampir mendekati batas 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Purbaya menjelaskan, kebijakan mendorong defisit mendekati batas atas dilakukan sebagai respons atas perlambatan ekonomi yang terjadi sejak awal 2024. Dalam kondisi tersebut, pemerintah perlu menjalankan kebijakan fiskal kontra-siklus guna mencegah perlambatan berubah menjadi resesi. “Dalam ilmu ekonomi, ketika terjadi perlambatan, pemerintah harus menciptakan kebijakan kontra-siklus. Itu yang kami lakukan dengan memperluas fiskal dan memberikan stimulus,” ujar Purbaya dalam agenda Indonesia Economic Summit di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
TAG: