KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Belakangan mulai marak tren underconsumption core yang mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan barang yang dimiliki. Tren ini mendorong seseorang untuk memanfaatkan barang yang masih layak pakai, mengurangi pembelian yang tidak diperlukan, dan mementingkan fungsi barang sebelum membelinya. Berkembangnya tren ini dipandang oleh LinkAja sebagai bentuk perubahan cara masyarakat dalam mengelola pengeluaran. Upaya ini terjadi di tengah kegiatan transaksi yang terus berjalan, tetapi masyarakat menjadi lebih selektif dalam menentukan kebutuhan, membandingkan barang, dan mengatur nilai pembelian agar tetap sesuai kemampuan finansial. Meskipun tren ini berpotensi mengubah perilaku bertransaksi masyarakat, LinkAja masih mencatatkan kinerja positif sepanjang periode berjalan di tahun 2026 dengan transaksi pengguna di aplikasi tercatat masih tumbuh positif sekitar 5%.
Di Tengah Tren Underconsumtion Core, Transaksi Pengguna LinkAja Tumbuh 5%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Belakangan mulai marak tren underconsumption core yang mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan barang yang dimiliki. Tren ini mendorong seseorang untuk memanfaatkan barang yang masih layak pakai, mengurangi pembelian yang tidak diperlukan, dan mementingkan fungsi barang sebelum membelinya. Berkembangnya tren ini dipandang oleh LinkAja sebagai bentuk perubahan cara masyarakat dalam mengelola pengeluaran. Upaya ini terjadi di tengah kegiatan transaksi yang terus berjalan, tetapi masyarakat menjadi lebih selektif dalam menentukan kebutuhan, membandingkan barang, dan mengatur nilai pembelian agar tetap sesuai kemampuan finansial. Meskipun tren ini berpotensi mengubah perilaku bertransaksi masyarakat, LinkAja masih mencatatkan kinerja positif sepanjang periode berjalan di tahun 2026 dengan transaksi pengguna di aplikasi tercatat masih tumbuh positif sekitar 5%.